Logo Header Antaranews Jogja

Naik, dolar AS

Rabu, 6 September 2023 06:59 WIB
Image Print
Ilustrasi - Petugas melayani penukaran uang dolar Amerika Serikat di salah satu gerai penukaran valuta asing, Jakarta. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama/aa

New York (ANTARA) - Naik, dolar AS atas sekeranjang mata uang utama lainnya ke level tertingginya dalam hampir enam bulan pada akhir perdagangan Rabu pagi WIB.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,66 persen menjadi 104,8080 pada akhir perdagangan.

Indeks Manajer Pembelian (PMI) Komposit final Hamburg Commercial Bank (HCOB), yang dirilis Selasa (5/9) oleh S&P Global, turun menjadi 46,7 pada Agustus dari 48,6 pada Juli, terendah yang belum pernah terlihat sejak November 2020.

“Zona euro tidak tergelincir ke dalam resesi pada paruh pertama tahun ini, namun paruh kedua akan menghadirkan tantangan yang lebih besar,” kata Cyrus de la Rubia, Kepala Ekonom di Hamburg Commercial Bank. "Angka-angka yang mengecewakan ini berkontribusi pada revisi turun PDB kita yang saat ini berada di minus 0,1 persen untuk kuartal ketiga," katanya lagi.

Penurunan aktivitas bisnis zona euro meningkat lebih cepat dari yang diperkirakan pada bulan lalu, karena industri jasa-jasa yang dominan di blok tersebut mengalami kontraksi, menurut survei yang menunjukkan bahwa blok tersebut dapat jatuh ke dalam resesi.

Aktivitas jasa-jasa China berkembang pada laju paling lambat dalam delapan bulan pada Agustus, sebuah survei sektor swasta menunjukkan pada Selasa (5/9), karena lemahnya permintaan terus membebani perekonomian terbesar kedua di dunia itu dan stimulus gagal menghidupkan kembali konsumsi secara berarti.

"Kekhawatiran meningkat terhadap perlambatan pertumbuhan global yang disebabkan oleh China dan Eropa. Akibatnya dolar AS mendapatkan tawaran safe haven yang kuat," kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Convera di Washington.

“Pada saat yang sama, peningkatan inflasi di AS menyebabkan memudarnya ekspektasi The Fed untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat,” katanya pula.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar AS menguat di tengah kekhawatiran pertumbuhan global



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026