Logo Header Antaranews Jogja

Ulama di berbagai daerah dukung Ganjar

Kamis, 28 September 2023 00:11 WIB
Image Print
Bacapres Ganjar Pranowo berjalan meninggalkan ruangan usai mengikuti pertemuan partai politik pengusungnya di Jakarta, Rabu (27/9/2023). Pertemuan itu membahas pematangan struktur Tim Pemenangan Nasional (TPN) hingga persiapan tim pemenangan pusat dan daerah. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/Spt.

Jakarta (ANTARA) - Politikus PPP Muhamad Arwani Thomafi mengatakan bakal calon presiden (bacapres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo banyak mendapat dukungan dari para ulama di berbagai daerah.

"Pak Ganjar Pranowo mendapatkan respons yang sangat antusias dari para tokoh di pesantren di beberapa daerah, terutama di Jawa Timur," kata Arwani dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Arwani mengatakan Ganjar terus menggelar silaturahim dengan para ulama dan pada beberapa hari terakhir, Ganjar menemui para kiai di Jawa Timur.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu rencananya akan melanjutkan sowan ke para kiai di berbagai daerah di Indonesia.

"Ini akan kita tingkatkan di beberapa daerah, termasuk di Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI, Banten, dan daerah lain," ujar Arwani.

Sebelumnya, para kiai dan santri di Pasuruan mendoakan Ganjar sukses menjadi pemimpin di masa depan. Momen itu terjadi saat Ganjar didampingi istri sowan ke sejumlah kiai besar di Pasuruan.

Saat itu Ganjar juga bertemu KH Idris Hamid, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan dan KH Muhammad Syaeful Huda, pengasuh Ponpes Nurul Islam Pasuruan.

"Semoga Pak Ganjar menjadi presiden. Sukses menjadi pemimpin yang amanah dan tidak melupakan NU," kata Hj Kuni Zakiyah Idris, istri KH Idris Hamid.

Para ulama di Kabupaten Cirebon juga menyatakan mendukung Ganjar. Karena selama memimpin Jawa Tengah, Ganjar kerap mengedepankan moderasi beragama sebagai investasi jangka panjang merawat kerukunan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Politikus PPP: Ganjar mendapat dukungan ulama berbagai daerah



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026