Bansos peningkatan "skill" lebih penting bagi masyarakat, kata sosiolog

id Bansos,Bantuan sosial,Peningkatan skill,program prakerja,sosiolog uin

Bansos peningkatan "skill" lebih penting bagi masyarakat, kata sosiolog

Ilustrasi-Sejumlah peserta mengamati pelatihan menjahit yang diberikan oleh Kementerian Sosial. (ANTARA/HO-Kementerian Sosial)

Jakarta (ANTARA) -
Dosen Sosiologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Saifuddin Asrori, mengemukakan bantuan sosial (bansos) berupa peningkatan kapasitas atau kemampuan (skill) lebih penting diberikan kepada masyarakat.
 
"Yang paling butuh diberikan bansos itu sebetulnya milenial dan generasi Z (Gen Z), tetapi bukan dalam bentuk uang, dalam bentuk peningkatan skill, karena generasi ini kalau tidak diperlakukan dengan baik, akan terjadi booming manusia, banyak tenaga kerja tetapi tidak terserap dan enggak punya keahlian," kata Saifuddin saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Ia mencontohkan salah satu program pemerintah yakni Prakerja yang berhasil meningkatkan kemampuan masyarakat, utamanya generasi muda, sehingga dapat meningkatkan nilai bansos menjadi lebih berkelanjutan.
 
 
"Program Prakerja misalnya, menurut saya itu sangat solutif, apalagi kalau anak-anak sampai dapat sertifikat. Anak-anak lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), ikut Prakerja, mendapatkan sertifikat, berarti kan terbukti punya kemampuan di bidangnya," ucap Saifuddin.
 
Ia menegaskan apabila masyarakat memiliki sertifikat keahlian, maka akan dihargai lebih mahal.
 
"Kalau bisa bansos itu dalam bentuk sertifikasi-sertifikasi, peningkatan kemampuan, apalagi zaman sekarang, banyak perusahaan butuh sertifikasi halal, nah kalau banyak masyarakat Indonesia punya sertifikat halal, berapa banyak itu yang bisa dikirim ke Selandia Baru misalnya, untuk memberikan sertifikasi bagi rumah-rumah pemotongan hewan di sana," katanya. 
 
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sosiolog: Bansos peningkatan skill lebih penting bagi milenial & Gen Z
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024