Bantul (ANTARA) - TVRI Yogyakarta memberikan pelajaran ekstra kurikuler mengenai produksi penyiaran kepada siswa Sekolah Rakyat Menengah 19 Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, salah satunya bagaimana menjadi seorang presenter maupun reporter televisi atau TV.
Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno dalam keterangannya di Sekolah Rakyat Menengah 19 Bantul, Jumat, mengatakan langkah itu dilakukan dengan memberikan bantuan seperangkat komputer editing, kamera dan tripod agar siswa bisa memperdalam kemampuan bidang film dan penyiaran.
"TVRI memberi kesempatan kepada siswa siswa Sekolah Rakyat yang tertarik dengan industri ekonomi kreatif khususnya dunia TV dan perfilman," kata Iman Brotoseno.
Pemberian bantuan seperangkat komputer editing, kamera dan tripod kepada siswa Sekolah Rakyat tersebut merupakan implementasi program "TVRI Mengajar, Melayani Negeri".
Direktur Utama LPP TVRI mengatakan, selama ini mereka para siswa sekolah rakyat mungkin melihat industri TV itu sebuah bidang kerja yang tak mungkin dimasuki. Akan tetapi hari ini, mereka bisa belajar menjadi awak TV.
"Sesuatu yang sebelumnya mustahil dibayangkan. Ini sesuai harapan bapak Presiden Prabowo bahwa anak anak ini harus punya kesempatan yang sama dengan anak anak lainnya, termasuk kelak menjadi sutradara, produser, kameramen dan bidang kreatif lainnya," jelas Iman Brotoseno.
TVRI berkomitmen mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memberikan pendidikan gratis dan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin demi memutus rantai kemiskinan.
"Program ini mewujudkan harapan dengan menyediakan fasilitas unggulan seperti sekolah berasrama, pendidikan dari SD hingga SMA, serta program karakter, kedisiplinan, dan spiritualitas," katanya.
