Logo Header Antaranews Jogja

Mendagri mengapresiasi Kemkomdigi pulihkan internet di Sumatera Barat

Senin, 26 Januari 2026 17:01 WIB
Image Print
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kiri) berbincang dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar (kanan) saat Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi Pascabencana wilayah Sumatera di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (26/1/2026). Mendagri selaku Ketua Tim Pelaksana Satgas Tito Karnavian dalam paparannya menyatakan progres pemulihan di wilayah Sumbar dari 16 kabupaten/kota yang terdampak bencana sebanyak lima kabupaten/kota telah normal, lima wilayah perlu atensi khusus, dan Sumatera Utara dari 18 wilayah sebanyak lima kabupaten/kota telah normal, dua perlu atensi khusus sedangkan Aceh dari 18 wilayah satu kabupaten/kota telah normal, delapan perlu atensi khusus. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) yang dalam waktu singkat berhasil memulihkan layanan internet di seluruh wilayah terdampak bencana di Provinsi Sumatera Barat.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam rapat Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin.

“Internet, alhamdulillah terima kasih banyak Kemkomdigi. Semuanya menyatakan, ini pernyataan para bupatinya semua, sambil kami cek, lancar semua,” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Tito, selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, mengungkapkan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat telah menunjukkan perkembangan signifikan.

Dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat, ada 16 daerah yang terdampak bencana. Lima daerah sudah kembali normal, yakni Kabupaten Solok Selatan, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Sebanyak enam daerah mulai mendekati kondisi normal, yakni Kota Solok, Kota Padang, Kota Pariaman, Kepulauan Mentawai, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Pasaman Barat.

Meski demikian, masih ada kabupaten/kota yang memerlukan atensi khusus, terutama terkait infrastruktur jalan, jembatan, layanan pendidikan, serta pemulihan ekonomi masyarakat. Salah satu daerah yang menjadi perhatian utama adalah Kabupaten Agam.

Kemudian untuk akses transportasi, Mendagri mengungkapkan jalan nasional di Sumatera Barat sudah membaik meskipun belum maksimal.

"Misalnya di beberapa tempat itu bisa dilalui oleh roda empat tapi kendaraan truk besar belum. Padahal truk besar perlu untuk logistik," ujarnya.

Hal lain yang juga perlu perhatian adalah pemulihan perekonomian, Tito mendorong para pihak terkait untuk segera bergerak memulihkan roda perekonomian di Sumbar.

"Ekonomi, ada beberapa yang memang memerlukan atensi untuk di pasar-pasar. Inilah yang kami mengundang dari Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM," tuturnya.

Tito juga mencatat pasokan listrik dan BBM di Sumatera Barat relatif stabil, dengan hanya beberapa desa di Kabupaten Pasaman Barat yang masih mengalami gangguan listrik. Sementara itu, layanan PDAM di sebagian besar wilayah Sumbar relatif stabil, dengan catatan khusus untuk Tanah Datar dan Padang Pariaman yang masih membutuhkan dukungan perbaikan.

Ia menambahkan Satgas, akan terus menyampaikan perkembangan pemulihan kepada publik sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo Subianto.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendagri apresiasi Kemkomdigi pulihkan internet di Sumatera Barat



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026