Jakarta (ANTARA) - Amerika Serikat menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama strategis dengan Indonesia di bidang kebijakan siber untuk menghadapi penipuan daring dan kejahatan siber yang kian kompleks di kawasan Indo-Pasifik.
Pentingnya memperkuat kerja sama dengan Indonesia itu disampaikan Wakil Asisten Menteri Luar Negeri AS bidang Bantuan Keamanan Kawasan dan Diplomasi Publik Robert Koepcke dalam Diskusi Kebijakan Ruang Siber Amerika Serikat dan Indonesia, di Jakarta, Rabu.
Menurut Koepcke, seperti dikutip pernyataan pers Kedutaan Besar AS di Jakarta, kolaborasi tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas siber regional.
Sementara itu, Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes AS di Jakarta Peter Haymond menyoroti kuatnya kemitraan siber bilateral yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir di tengah meningkatnya ancaman penipuan daring, ransomware, dan serangan siber lintas negara.
“Ancaman siber merugikan masyarakat dan perekonomian. Bersama, kita dapat membangun pertahanan yang lebih kuat untuk melindungi warga negara dan kemakmuran ekonomi kita,” kata Haymond dalam diskusi kebijakan tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Amerika Serikat mengumumkan tambahan bantuan siber untuk Indonesia sehingga total dukungan mencapai 10 juta dolar AS, atau sekitar Rp167,3 miliar, sebagai bagian dari penguatan kerja sama bilateral.
Program bantuan itu merupakan implementasi Nota Kesepahaman Keamanan Siber kedua negara serta mendukung Kemitraan Strategis Komprehensif, termasuk Rencana Aksi Keamanan Siber yang telah disepakati sebelumnya.
Melalui kerja sama ini, para ahli dari perusahaan keamanan siber AS akan melatih aparatur pemerintah Indonesia dan menyediakan perangkat untuk melawan serangan siber serta aktivitas berbahaya yang berasal dari aktor asing.
AS juga menekankan bahwa perlindungan infrastruktur penting Indonesia akan membantu memitigasi risiko terhadap rantai pasok perdagangan global, melindungi kepentingan warga dan pelaku usaha kedua negara, serta memperkuat stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS-Indonesia perkuat kerja sama strategis kebijakan siber
