Logo Header Antaranews Jogja

Wamenekraf dorong anak muda manfaatkan peluang ekonomi di era digital

Senin, 9 Maret 2026 16:54 WIB
Image Print
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, saat menjadi pembicara dalam Kuliah Ramadan Mahir Digital (KURMA) 2.0 di Menara 165, Cilandak, Jakarta, Minggu (8/3/2026) (ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan momen Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk mendorong anak muda memanfaatkan ruang pembelajaran yang dapat meningkatkan peluang ekonomi dan punya keberanian berinovasi di era teknologi melalui sinergi strategis Kemenkeraf dengan Mahir Digital lewat KURMA 2.0.

“Penting mengenal platform yang tepat untuk belajar tentang aset digital dan memahami karakter pasar yang dituju. KURMA 2.0 menunjukkan kolaborasi serta adaptasi dengan memanfaatkan teknologi bisa meningkatkan kapasitas diri di tengah Ramadan ini,” kata Irene yang dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.

Irene mengatakan Indonesia memiliki pasar paling besar di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta jiwa. Lewat platform Mahir Digital, kita bisa menjangkau pasar global yang lebih luas.

Wamen Ekraf Irene juga meyakini bagi generasi muda yang paham teknologi, maka bisa menghasilkan cuan dari rumah asalkan produktif. Sebab era digital bukan tentang seberapa lama individu berkecimpung dalam bisnis, tapi seberapa yakin mereka yang mau belajar dan beradaptasi dengan teknologi.

Selain itu Wamen Ekraf Irene menyebut Platform Mahir Digital sejalan dengan Program Gen Matic yang diinisiasi Kementerian Ekraf sebagai program unggulan yang bertujuan meningkatkan kompetensi generasi muda dalam memanfaatkan peluang ekonomi digital sebagai affiliator dan kreator konten profesional melalui pelatihan berbasis industri kreatif.

“KURMA 2.0 berfokus pada penguatan literasi digital, pengembangan kewirausahaan digital, serta pemberdayaan komunitas melalui pemanfaatan teknologi. Ketiga aspek tersebut sangat relevan dengan upaya kenyamanan bersama dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan sehingga membuka kesempatan terbuka yang luas di era digital,” imbuh Wamen Ekraf Irene.

Potensi kolaborasi antara Mahir Digital dan Program Gen Matic pun bisa dimulai dalam bentuk pelatihan bersama, pendampingan bisnis, hingga mentoring bagi para peserta program. Dengan jaringan yang luas serta keahlian yang dimiliki, maka akan menciptakan dampak yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

“Ketika seseorang mampu menciptakan digital asset, karya tersebut bisa dibeli berkali-kali oleh banyak orang dan berpotensi menghasilkan passive income,” tambah Wamen Ekraf Irene.

Founder Mahir Digital Fahmi Auditya mengatakan acara KURMA 2.0 menjadi ajang silaturahmi dan diskusi inspiratif yang menjaring hampir 250 profesional serta perwakilan komunitas dari industri kreatif yang berfokus pada digital marketing.

Beberapa di antaranya sudah menjadi anggota dari Platform Mahir Digital yang telah memberikan bimbingan rutin seperti kelas luring maupun daring, dan konsultasi harian hingga kurikulum terstruktur dengan 14 bab serta lebih dari 70 konten video pembelajaran yang mencakup topik pola pikir, riset produk, lalu lintas digital, persiapan iklan digital, hingga masih banyak materi digital bisnis lain.

Kegiatan Kuliah Ramadan Mahir Digital diharapkan tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga melahirkan komunitas yang terus berkembang dan saling mendukung dalam membangun usaha era digital.

Para peserta didorong untuk berani memulai, bereksperimen, serta memanfaatkan momentum Ramadhan untuk merefleksikan tujuan hidup dan karya yang berdampak bagi masyarakat.

“Dalam KURMA 2.0 juga tidak cuma belajar, tetapi ada buka puasa dan tarawih bareng sirkel yang sefrekuensi. Ini menjadi tempat di mana kita bisa belajar dari para ahli, maupun praktisi bisnis dan marketing digital,” tutur Fahmi

Acara KURMA 2.0 lebih semarak dengan rangkaian kegiatan berfaedah seperti sesi diskusi yang membahas business mentality, the power of winning organic marketing, unlock powerful belief before sales, dan banyak agenda menarik yang menyediakan wawasan strategis untuk inovasi dan kolaborasi.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamenekraf dorong anak muda manfaatkan peluang ekonomi di era digital



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026