Logo Header Antaranews Jogja

KSP Nasari telah cairkan modal kepada 48 KDKMP dari target 100 KDKMP saampai Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 01:41 WIB
Image Print
KSP Nasari telah mencairkan modal kepada 48 KDKMP. (ANTARA/HO-KSP Nasari)

Yogyakarta (ANTARA) - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari kembali berkolaborasi dengan beberapa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di antaranya KDKMP Demangan, Yogyakarta, DIY, KDKMP Manjung, Boyolali, Jawa Tengah dan KDKMP Parit Baru, Kampar, Riau, menyiapkan masing-masing 350 paket sembako dengan total 1.050 paket sembako pada Bazar Gebrak Pangan Murah yang digelar di masing-masing halaman gerai KDKMP pada Rabu (11/3).

Warga mengaku terbantu dengan adanya paket sembako tersebut. Beli sembako, murah harganya mulai Rp100.000 sampai dengan Rp150.000 dengan berbagai macam paket yang berisi di antaranya beras, minyak, gula, dan telur. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang memadati lokasi bazar sejak pagi.

Gebrak pangan murah ini digelar dalam rangka menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan serta pengendalian inflasi saat bulan Ramadhan yang diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya oleh para anggota KDKMP pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. Diharapkan dengan distribusi pangan murah yang menjangkau hingga di kelurahan ini, tekanan inflasi dapat diredam sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.

Tampak hadir Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Pendamping Koperasi Khalida, mengatakan bazar harus dapat dilaksanakan secara rutin agar Masyarakat lebih mengenal KDKMP Demangan.

"Selain itu bazar seperti ini dapat memberikan dampak nyata dalam membantu masyarakat karena harga sembako yang murah," ujarnya.

Ketua KSP Nasari Frans Meroga Panggabean di sela-sela rapat koordinasi Kantor Cabang di Wilayah DKI-Jabar memberikan tanggapannya mengenai gebrak pangan murah tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bukti komitmen KSP Nasari menjalankan instruksi pemerintah untuk mendukung keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

"Gebrak Pangan Murah kali ini adalah gebrak pangan yang ke-48 dari rencana 100 titik pasar murah yang akan kami lakukan sampai dengan Lebaran, kolaborasi dengan KDKMP adalah cara paling efektif dalam melaksanakan Gerakan pangan murah di titik paling kecil yaitu di desa/kelurahan," ujar Frans.

"Program bazar merupakan salah satu eksekusi skema kolaborasi Collab-Coop, kali ini KSP Nasari memberikan akses permodalan berupa Pinjaman Talangan Eksklusif Natura (PATEN) kepada KDKMP untuk bisa mengadakan gebrak pangan murah tersebut, total sudah terealisasi pinjaman PATEN masing-masing sebesar Rp25 juta sampai dengan Rp50 juta dengan total kurang lebih Rp1,8 miliar dengan skema ini," jelas Frans.

Sementara itu, Kepala Divisi Regional Wilayah Sumatera Romy Tulus Simatupang mengatakan kegiatan ini akan dapat menciptakan keramaian yang otomatis menarik perhatian masyarakat desa atau kelurahan sehingga tertarik untuk menjadi anggota KDKMP yang pastinya akan memupuk permodalan melalui simpanan pokok dan wajib anggota.

Pemimpin KSP Nasari Kantor Cabang Surakarta Lia Musrianingsih mengatakan tidak hanya mendukung dari sisi permodalan, tetapi juga menghadirkan solusi channeling pinjaman dan digitalisasi bagi koperasi desa.

"Jika koperasi desa sudah mampu menjadi supplier dapur MBG, KSP Nasari siap memberikan dukungan modal untuk mendorong peningkatan SHU," ungkapnya.

"KSP Nasari juga menyiapkan dukungan digitalisasi melalui aplikasi mobile white label sebagai wadah pemasaran produk unggulan loKal," tambahnya.

Lia berharap ekosistem digital tersebut mampu menciptakan sistem usaha yang saling menguntungkan bagi masyarakat desa.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026