
Presiden dijadwalkan menyapa langsung warga di Istana

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyapa langsung warga yang hadir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu, dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden akan berkeliling di lingkungan istana untuk menyapa warga yang datang merayakan Lebaran.
"Insyaallah Beliau sebagaimana seperti tahun lalu, Beliau nanti akan berkeliling menyapa masyarakat yang berkenan hadir untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri di Istana Merdeka ini," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu.
Ia memperkirakan jumlah warga yang hadir bisa mencapai sekitar 4.000 hingga 5.000 orang. Pemerintah tidak membatasi secara ketat jumlah pengunjung, melainkan memberi kesempatan terbuka bagi masyarakat yang ingin hadir secara sukarela.
Baca juga: Presiden: Bangkit cepat, pemulihan Aceh Tamiang hampir 100 persenBaca juga: Warga mulai antre masuk acara open house di Istana
Prasetyo menegaskan, keputusan Presiden untuk lebih memprioritaskan masyarakat dalam momen tersebut juga sejalan dengan imbauan kepada pejabat negara agar mengurangi kegiatan open house di instansi masing-masing.
Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat di berbagai daerah yang masih menghadapi kesulitan, sehingga pemerintah ingin menghadirkan perayaan yang lebih sederhana namun tetap bermakna.
"Oleh karena sebagaimana kita ketahui bersama, masih banyak saudara-saudara kita di berbagai daerah masih mengalami kesulitan-kesulitan. Oleh karena itulah Bapak Presiden memilih untuk memprioritaskan kepada masyarakat umum," ujarnya.
Prasetyo menambahkan, kegiatan open house juga tidak wajib dihadiri oleh pejabat tinggi negara baik kementerian maupun lembaga.
Menurutnya, Presiden tidak ingin membebani pejabat yang telah memiliki agenda atau kegiatan lain di Hari Lebaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden dijadwalkan menyapa langsung warga di Istana
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
