Jakarta (ANTARA) - Pelatih Bayern Muenchen Vincent Kompany memuji langkah Union Berlin menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih perempuan pertama Bundesliga.
Kompany menilai langkah tersebut terobosan penting dalam dunia sepak bola, khususnya dalam membuka peluang lebih luas bagi perempuan di level tertinggi.
“Saya sangat senang untuknya. Sangat mudah untuk meremehkan momen-momen penting seperti ini dan mengatakan bahwa dia hanya pelatih seperti yang lain. Namun, pada akhirnya, ini sesuatu yang sangat spesial,” ujar Kompany dalam laman Bundesliga pada Rabu.
“Ini membuka peluang bagi perempuan muda yang merasa mereka juga bisa menjadi pelatih. Ini membuka pintu. Saya berharap yang terbaik untuknya. Harapan saya hanya satu, semoga dia tidak diperlakukan seperti pria di sana, dan orang-orang bisa lebih bersabar. Melatih adalah pekerjaan yang membutuhkan kesabaran.”
Penunjukan Eta menjadikannya perempuan pertama yang menangani tim pria di salah satu dari lima liga top Eropa.
Dia memimpin sesi latihan perdananya bersama Union Berlin dan kini bersiap menjalani debut di Bundesliga saat menghadapi Wolfsburg pada Sabtu (18/4).
Keputusan Union Berlin dinilai langkah progresif yang dapat mendorong perubahan dalam sepak bola pria.
Selain menjadi momen bersejarah bagi Eta, penunjukan ini juga diharapkan membuka jalan bagi lebih banyak perempuan untuk meniti karier sebagai pelatih di level elite.
Meski rencana awal menyebut Eta akan menangani tim wanita Union mulai musim panas mendatang, klub itu masih membuka peluang baginya untuk melanjutkan peran di tim pria.
Direktur sepak bola profesional Union Berlin, Horst Heldt, menegaskan bahwa semua opsi masih terbuka mengenai masa depan Eta di klub itu.
