Logo Header Antaranews Jogja

Polda DIY bantu sumur bor di Gunungkidul

Sabtu, 27 Juni 2026 09:11 WIB
Image Print
Jajaran Polda DIY dan Polres Gunungkidul melakukan peresmian bantuan sumur bor dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di Dusun Baturturu, Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (25/6/2026). ANTARA/HO-Bidang Humas Polda DIY

Yogyakarta (ANTARA) - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan bantuan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Dusun Baturturu, Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di daerah itu.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan di Yogyakarta, Jumat, mengatakan bantuan sumur bor tersebut, bagian dari program bantuan air bersih sebagai bentuk bakti sosial Polri kepada masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih.

"Khususnya di wilayah yang memiliki karakter geografis perbukitan dan membutuhkan dukungan infrastruktur air," kata dia.

Ia mengatakan bantuan pembangunan sumur bor tersebut diresmikan pada Kamis (25/6) dan diperkirakan dapat memberikan manfaat kepada sekitar 250 warga Dusun Baturturu serta jamaah salah satu masjid di lokasi setempat.

Ia mengharapkan sumur bor tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi musim kemarau yang diprakirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berlangsung lama pada tahun ini.

"Semoga fasilitas ini dapat dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang," kata Ihsan.

Secara terpisah, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyebut daerah itu memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap kekeringan.

Oleh karena itu, diperlukan langkah mitigasi yang berkelanjutan, di antaranya melalui pemanfaatan sumber air secara efektif dan efisien, pembangunan sarana konservasi air, serta menjaga kelestarian lingkungan secara konsisten.

"Kami juga memberikan peringatan keras terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat saat musim kemarau," kata dia.

Menurut dia, pemenuhan kebutuhan air bersih saat ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah melalui kerja sama dengan para pemangku kepentingan lintas sektor.



Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026