Logo Header Antaranews Jogja

Kemendikdasmen perkuat implementasi deep learning dengan koding AI

Kamis, 9 Juli 2026 20:24 WIB
Image Print
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memberikan pesan kunci dalam kegiatan bertajuk Peluncuran Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan DKI, Jakarta Selatan pada Kamis (9/7/2026). ANTARA/Hana Dewi Kinarina Kaban

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat implementasi pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dengan mengikutsertakan koding dan kecerdasan artifisial (AI) sehingga memberikan kegiatan belajar mengajar yang berkesan, bermakna, dan menggembirakan bagi guru maupun murid.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan AI dan koding menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mendukung implementasi pembelajaran mendalam, baik sebagai mata pelajaran tersendiri maupun perangkat pendukung proses belajar.

“AI itu bisa menjadi mata pelajaran tersendiri, tetapi juga bisa sekaligus menjadi pendukung pembelajaran mendalam. AI dan koding sebenarnya satu paket yang semuanya bisa dimanfaatkan untuk menyukseskan pembelajaran mendalam, termasuk pemanfaatan interactive flat panel,” kata Mu'ti dalam kegiatan bertajuk "Peluncuran Pelatihan Mandiri Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial" di Jakarta pada Kamis

Menurut Mu'ti, berbagai fasilitas pembelajaran, baik teknologi digital maupun media pembelajaran lain yang dikembangkan mandiri oleh guru sudah seharusnya mendukung kegiatan belajar mengajar di ruang kelas dan meningkatkan keterlibatan peserta didik secara aktif.

Untuk itu, lanjutnya, setiap guru dan tenaga kependidikan harus memiliki kemampuan untuk mengadaptasikan pendekatan deep learning dalam bahan ajar masing-masing, termasuk ketika harus melibatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran.

“Deep learning itu pada akhirnya akan diterapkan untuk semua mata pelajaran. Semua mata pelajaran akan menggunakan pendekatan deep learning yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing. Itulah mengapa pelatihan ini diselenggarakan untuk semua guru mata pelajaran,” kata Mu'ti.

Ia menambahkan pendekatan pembelajaran mendalam bertujuan tidak hanya membuat peserta didik mampu menjawab soal, namun juga menemukan makna dari materi yang dipelajari serta mengembangkannya melampaui isi kurikulum tertulis.

“Dengan demikian, pengalaman yang diperoleh murid menjadi bagian integral dari proses pembelajaran. Karena itu penting menciptakan lingkungan yang konsisten antara nilai yang diajarkan di sekolah dengan realitas yang mereka lihat dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendikdasmen perkuat implementasi deep learning dengan koding AI



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026