Purwokerto (ANTARA Jogja) - Sebanyak 200 orang yang memerankan sosok bawor atau bagong memeriahkan pergelaran "Banyumas Extravaganza" dalam rangka peringtatan hari jadi ke-430 Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, di Purwokerto, Sabtu.

Sosok bawor yang menjadi maskot Kabupaten Banyumas merupakan salah satu tokoh punawakan dalam cerita pewayangan "gagrag" Banyumasan yang memiliki sifat "cablaka" atau apa adanya.

Penampilan 200 sosok bawor itu mengawal 430 siswi sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) se-Kabupaten Banyumas yang berbusana adat Banyumasan.

Kegiatan yang melibatkan sekitar 5.000 peserta itu juga menampilkan berbagai potensi budaya dan pariwisata Kabupaten Banyumas antara lain kesenian kentongan, kuda lumping, lengger, dan begalan.

Selain itu, mobil berkain batik Banyumasan tampak mengawali karnaval budaya yang diberangkatkan dari Jalan S. Parman atau depan Bioskop Rajawali Purwokerto menuju Alun-Alun Purwokerto melalui perempatan Srimaya dan Jalan Jenderal Soedirman.

Pergelaran "Banyumas Extravaganza" terlihat menjadi daya tarik masyarakat. Mereka tampak memadati pinggir jalan di sepanjang rute karnaval.

Seorang warga Purwokerto, Palupi, mengaku kagum terhadap kekayaan seni dan budaya Kabupaten Banyumas. "Ini sangat luar biasa. Kami berharap pergelaran semacam ini dapat diselenggarakan secara rutin," katanya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas Dwi Pindarto mengatakan, "Banyumas Extravaganza" tidak semata-mata untuk memeringati Hari Jadi Ke-430 Kabupaten Banyumas.

"Kegiatan ini diharapkan sebagai ajang promosi budaya dan pariwisata Kabupaten Banyumas," katanya. (KR-SMT)


Pewarta :
Editor : Masduki Attamami
Copyright © ANTARA 2026