Jazz rasa keroncong ala "Crossover"
Minggu, 1 Juli 2012 7:04 WIB
Urban Jazz Crossover 2012 (jazzuality.com)
Semarang (ANTARA Jogja) - Beragam musisi Indonesia tampil dalam pergelaran "Magnum Filter Urban Jazz Crossover 2012" di Semarang, Sabtu (30/6) malam yang menawarkan berbagai cita rasa musik jazz, termasuk jazz rasa keroncong.
Sebagai pembuka, Bayu Risa, penyanyi yang pertama kali dikenal dengan grup band Pasto cukup sukses mengajak penonton berjingkrak lewat tembang "Don't Stop Till You Get Enough" dan "Missing You" bersama rapper Kyriz Boogieman.
Penyanyi bernama asli Bayu Purwadi Risakotta yang beraliran elekto pop itu melanjutkan aksinya bersama penyanyi pendatang baru Millane Fernandez dengan membawakan tembang "Tentang Kita" yang dipopulerkan Kla Project.
Usai melahap lagu "My Sacrifice", Millane yang bergenre jazz langsung didapuk berduet dengan Intan Soekotjo, penyanyi muda bersuara khas keroncong membawakan lagu "Unbelieveable" yang memikat penonton dan menghadiahinya aplaus.
Tak cukup itu, putri penyanyi keroncong legendaris Sundari Soekotjo itu kembali memikat penonton dengan suara empuknya saat membawakan "Bengawan Solo" dipadu suara Millane Fernandez yang membuatnya berbalut jazz kental.
Kali ini giliran Yukie, vokalis Pas Band yang mengajak penonton kembali berjingkrak lewat lagu "Marilah Kemari" yang dipopulerkan Titiek Puspa, berpadu rapper Kyriz menyemarakkan suasana Grand Ballroom Hotel Gumaya Semarang.
Yukie kebagian membawakan tiga lagu, dua di antaranya duet dengan Kyriz. Satu lagu "Losing My Religion" yang dipopulerkan oleh REM dibawakannya sendiri dengan nuansa rap, meski tetap dalam balutan irama jazz.
Beragam musisi dari berbagai genre musik tampil dalam "Magnum Filter Urban Jazz Crossover 2012" di Semarang, termasuk Andien, Harvey Malaihollo, Indra Lesmana, kemudian Tompi, Rieka Roslan, dan tak ketinggalan Barry Likumahua.
Andien yang tampil dalam balutan busana mini nan seksi berwarna ungu terlihat kontras dan gemerlap dengan "lighting" panggung yang menyala, saat membawakan tembang "Cinta Ini Membunuhku" diiringi betotan bass Barry Likumahua.
Suasana panggung kian "gemerlap" saat Andien berkolaborasi dengan aksi panggung Barry Likumahua dan Indra Lesmana dalam lantunan tembang "Dan" yang dipopulerkan Sheila On 7, dilanjutkan oleh Harvey Malaiholo dengan "Begitu Indah".
Pergelaran "Magnum Filter Urban Jazz Crossover 2012" di Semarang itu menampilkan setidaknya 22 lagu, dipungkasi oleh tembang "Fireworks" yang dinyanyikan bersama oleh Tompi, Kyriz, serta artis-artis lain yang tampil.
Menurut Managing Public Relation (PR) Magnum Filter Dimas Drajat, konser yang mengusung tema "Jazz The Way You Like It" itu merupakan pergelaran "Magnum Filter Urban Jazz Crossover" yang sudah menginjak tahun kelima.
"Setelah sukses memukau ribuan penonton di Medan, Bandung, dan Surabaya. Kali ini giliran masyarakat Semarang yang menikmati pergelaran musik jazz lintas genre. Tentunya, konser tahun ini lebih interaktif," katanya.
(KR-ZLS)
Sebagai pembuka, Bayu Risa, penyanyi yang pertama kali dikenal dengan grup band Pasto cukup sukses mengajak penonton berjingkrak lewat tembang "Don't Stop Till You Get Enough" dan "Missing You" bersama rapper Kyriz Boogieman.
Penyanyi bernama asli Bayu Purwadi Risakotta yang beraliran elekto pop itu melanjutkan aksinya bersama penyanyi pendatang baru Millane Fernandez dengan membawakan tembang "Tentang Kita" yang dipopulerkan Kla Project.
Usai melahap lagu "My Sacrifice", Millane yang bergenre jazz langsung didapuk berduet dengan Intan Soekotjo, penyanyi muda bersuara khas keroncong membawakan lagu "Unbelieveable" yang memikat penonton dan menghadiahinya aplaus.
Tak cukup itu, putri penyanyi keroncong legendaris Sundari Soekotjo itu kembali memikat penonton dengan suara empuknya saat membawakan "Bengawan Solo" dipadu suara Millane Fernandez yang membuatnya berbalut jazz kental.
Kali ini giliran Yukie, vokalis Pas Band yang mengajak penonton kembali berjingkrak lewat lagu "Marilah Kemari" yang dipopulerkan Titiek Puspa, berpadu rapper Kyriz menyemarakkan suasana Grand Ballroom Hotel Gumaya Semarang.
Yukie kebagian membawakan tiga lagu, dua di antaranya duet dengan Kyriz. Satu lagu "Losing My Religion" yang dipopulerkan oleh REM dibawakannya sendiri dengan nuansa rap, meski tetap dalam balutan irama jazz.
Beragam musisi dari berbagai genre musik tampil dalam "Magnum Filter Urban Jazz Crossover 2012" di Semarang, termasuk Andien, Harvey Malaihollo, Indra Lesmana, kemudian Tompi, Rieka Roslan, dan tak ketinggalan Barry Likumahua.
Andien yang tampil dalam balutan busana mini nan seksi berwarna ungu terlihat kontras dan gemerlap dengan "lighting" panggung yang menyala, saat membawakan tembang "Cinta Ini Membunuhku" diiringi betotan bass Barry Likumahua.
Suasana panggung kian "gemerlap" saat Andien berkolaborasi dengan aksi panggung Barry Likumahua dan Indra Lesmana dalam lantunan tembang "Dan" yang dipopulerkan Sheila On 7, dilanjutkan oleh Harvey Malaiholo dengan "Begitu Indah".
Pergelaran "Magnum Filter Urban Jazz Crossover 2012" di Semarang itu menampilkan setidaknya 22 lagu, dipungkasi oleh tembang "Fireworks" yang dinyanyikan bersama oleh Tompi, Kyriz, serta artis-artis lain yang tampil.
Menurut Managing Public Relation (PR) Magnum Filter Dimas Drajat, konser yang mengusung tema "Jazz The Way You Like It" itu merupakan pergelaran "Magnum Filter Urban Jazz Crossover" yang sudah menginjak tahun kelima.
"Setelah sukses memukau ribuan penonton di Medan, Bandung, dan Surabaya. Kali ini giliran masyarakat Semarang yang menikmati pergelaran musik jazz lintas genre. Tentunya, konser tahun ini lebih interaktif," katanya.
(KR-ZLS)
Pewarta :
Editor : Agus Priyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Veda Ega sebut miliki rasa percaya diri dengan motor dan performa di Moto3 Brasil
22 March 2026 18:02 WIB
Bencana alam datang tanpa permisi, sertipikat elektronik jadi pilihan karena beri rasa aman
03 March 2026 21:17 WIB
Ribuan personel dikerahkan untuk mengamankan kegiatan unjuk rasa di Mabes Polri
27 February 2026 12:32 WIB
Kapolri menyampaikan permohonan maaf apabila personel cederai rasa keadilan
25 February 2026 19:36 WIB
Kemnaker tegaskan penegakan aturan RPTKA menyangkut rasa adil di pasar kerja
07 February 2026 19:46 WIB