Yogyakarta (Antara Jogja) - Balai Yasa Yogyakarta menargetkan seluruh pekerjaan perbaikan dan perawatan lokomotif kereta api (KA) dipastikan selesai pertengahan Juni, sebagai bagian dari persiapan menjelang Angkutan Lebaran 2016.

"Pekerjaan perbaikan dan perawatan lokomotif sudah selesai sekitar 89 persen, sisa dua lokomotif lagi yang diperkirakan sudah dapat diselesaikan pada Rabu (15/6)," kata Manajer Perencanaan Balai Yasa Yogyakarta R Cepi Budiman di Yogyakarta, Senin.

Hingga saat ini, jumlah lokomotif yang sudah selesai menjalani perbaikan dan perawatan di Balai Yasa Yogyakarta tercatat sebanyak 42 unit. Setiap lokomotif menjalani perbaikan dan perawatan sekitar satu bulan.

Usia lokomotif yang menjalani perbaikan atau perawatan di Balai Yasa beragam. Ada lokomotif yang sudah berusia hampir 40 tahun, namun ada pula lokomotif terbaru yang menjalani perawatan.

"Ada 29 lokomotif yang dibuat pada 1977 dan 1978, tetapi ada pula lokomotif CC 206 yang dibuat pada 2013. Semuanya menjalani perawatan agar bisa digunakan secara maksimal saat Angkutan Lebaran 2016," katanya.

Cepi memastikan bahwa kondisi seluruh lokomotif yang sudah menjalani perbaikan atau perawatan di Balai Yasa dalam kondisi baik dan siap dioperasikan.

"Kami selalu memakai suku cadang asli untuk mengganti suku cadang yang sudah rusak. Seluruh lokomotif baik yang sudah berusia tua maupun yang masih muda bisa dioperasikan dalam kondisi baik," katanya.

Selain memperbaiki lokomotif, Balai Yasa Yogyakarta juga melakukan perawatan terhadap kereta pembangkit. Total kereta pembangkit yang dijadwalkan menjalani perawatan di Balai Yasa sebanyak 62 unit dan hingga kini hanya tersisa dua kereta yang sedang diperbaiki.

"Setiap kereta pembangkit menjalani perbaikan atau perawatan sekitar 15 hingga 20 hari di Balai Yasa. Kereta pembangkit perlu dirawat setelah dioperasikan selama 10.000 atau 20.000 jam," katanya.

Meskipun seluruh pekerjaan direncanakan selesai pada pertengahan Juni, namun Cepi mengatakan, tetap membuka bengkel jika ada kereta yang memerlukan perbaikan mendadak.

"Personel Balai Yasa juga akan dilibatkan selama masa Angkutan Lebaran 2017. Setiap daerah operasi akan dibantu tiga hingga lima orang personel dari Balai Yasa," katanya.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Suryo Maharso mengatakan, setiap wilayah kerja sudah dilengkapi dengan kereta cadangan.

"Jika ada yang rusak dan perlu penggantian, maka kami telah siap," katanya. 

(E013)


Pewarta : Eka Arifa Rusqiyati
Editor : Nusarina Yuliastuti
Copyright © ANTARA 2026