Komunitas jip wisata Merapi membahas sanksi kecelakaan
Kamis, 11 Januari 2018 22:53 WIB
Jip wisata lava tour Merapi. (Foto Antara)
Sleman (Antara Jogja) - Komunitas Jip Wisata Lava Tour Merapi masih membahas sanksi yang bakal dikenakan kepada anggotanya menyusul kasus kecelakaan yang menewaskan seorang penumpang beberapa waktu lalu.
"Kasus kecelakaan lalu lintas tersebut diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi para pelaku atau operator jip wisata di lereng Merapi. Pemberian sanksi bagi operator jip masih dibahas," kata Ketua Paguyuban Jeep Wilayah Barat Lava Tour Merapi Dardiri, Kamis.
Menurut dia, insiden tersebut terjadi akibat kelalaian operator (salah satu komunitas) .
"Yang jelas ada sanksi karena pengemudi belum punya SIM. Padahal asosiasi sudah memiliki SOP yang harus dipatuhi semua komunitas," katanya.
Ia mengatakan, standar operasional prosedur (SOP) yang dimaksud, yakni baik penggunaan sabuk pengaman hingga kelengkapan operasional jip. Masing-masing ketua komunitas sudah mendapat sosialisasi. "Saya sudah tekankan dan ingatkan agar SOP tersebut dijalankan. Ini untuk menghindari adanya insiden seperti kemarin," katanya.
Daldiri mengatakan, terkait pengaruh peristiwa tersebut dengan minat wisatawan yang menggunakan Jip Wisata Lava Tour Merapi belum ada dampaknya karena saat ini selesai liburan.
"Untuk sementara setelah liburan biasanya sepi karena habis liburan semoga ini buat pembelajaran dan insiden ini yang terakhir kalinya," katanya.
Salah satu pengelola Jeep Wisata Lava Tour Merapi di Kaliadem Cangkringan Sleman Siti Kurnia berharap insiden kecelakaan yang terjadi pada Minggu (6/1) di mana korban meninggal dunia tidak berdampak negatif bagi wisata lavatour Merapi.
"Semua sudah terjadi. Bagaimanapun insiden tersebut menjadi pukulan berat bagi pelaku jip wisata di sini," katanya.
Ia berharap, insiden tersebut menjadi modal kuat bagi seluruh pelaku wisata jeep untuk memperbaiki layanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.
"Setiap komunitas AD/ART nya beda-beda. Contohnya di komunitas saya harus ada test drive dan SIM harus ada, termasuk fotokopian pun harus punya," katanya.
(U.V001)
"Kasus kecelakaan lalu lintas tersebut diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi para pelaku atau operator jip wisata di lereng Merapi. Pemberian sanksi bagi operator jip masih dibahas," kata Ketua Paguyuban Jeep Wilayah Barat Lava Tour Merapi Dardiri, Kamis.
Menurut dia, insiden tersebut terjadi akibat kelalaian operator (salah satu komunitas) .
"Yang jelas ada sanksi karena pengemudi belum punya SIM. Padahal asosiasi sudah memiliki SOP yang harus dipatuhi semua komunitas," katanya.
Ia mengatakan, standar operasional prosedur (SOP) yang dimaksud, yakni baik penggunaan sabuk pengaman hingga kelengkapan operasional jip. Masing-masing ketua komunitas sudah mendapat sosialisasi. "Saya sudah tekankan dan ingatkan agar SOP tersebut dijalankan. Ini untuk menghindari adanya insiden seperti kemarin," katanya.
Daldiri mengatakan, terkait pengaruh peristiwa tersebut dengan minat wisatawan yang menggunakan Jip Wisata Lava Tour Merapi belum ada dampaknya karena saat ini selesai liburan.
"Untuk sementara setelah liburan biasanya sepi karena habis liburan semoga ini buat pembelajaran dan insiden ini yang terakhir kalinya," katanya.
Salah satu pengelola Jeep Wisata Lava Tour Merapi di Kaliadem Cangkringan Sleman Siti Kurnia berharap insiden kecelakaan yang terjadi pada Minggu (6/1) di mana korban meninggal dunia tidak berdampak negatif bagi wisata lavatour Merapi.
"Semua sudah terjadi. Bagaimanapun insiden tersebut menjadi pukulan berat bagi pelaku jip wisata di sini," katanya.
Ia berharap, insiden tersebut menjadi modal kuat bagi seluruh pelaku wisata jeep untuk memperbaiki layanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.
"Setiap komunitas AD/ART nya beda-beda. Contohnya di komunitas saya harus ada test drive dan SIM harus ada, termasuk fotokopian pun harus punya," katanya.
(U.V001)
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wabup: Pengelolaan jip wisata di Sleman harus berdampak tingkatkan kesejahteraan masyarakat
23 June 2026 19:35 WIB
BNNK Sleman tes urine operator jip Lava Tour Merapi jelang Natal-Tahun Baru
18 December 2025 19:03 WIB
Dispar Sleman apresiasi pengelola jip wisata Merapi tingkatkan kualitas layanan
14 January 2024 12:33 WIB, 2024
BPBD Sleman sebut destinasi wisata lereng Merapi masih aman dikunjungi
21 December 2023 11:49 WIB, 2023
Wabup Sleman: Wisata lereng Merapi aman dengan persyaratan tertentu
30 December 2022 19:18 WIB, 2022
Pastikan keamanan wisatawan, Dishub Sleman lakukan uji kelayakan jip wisata Tebing Breksi
09 November 2022 14:21 WIB, 2022
Pelaku usaha wisata di Sleman diimbau tingkatkan kewaspadaan pada puncak musim hujan
07 November 2022 20:57 WIB, 2022
Dispar Sleman tegaskan jip wisata wajib utamakan keselamatan wisatawan
31 October 2022 16:05 WIB, 2022