Jakarta (ANTARA) - Pedangdut senior Rhoma Irama berkolaborasi dengan penyanyi Anisa Rahman yang sempat tergabung dalam grup gambus Sabyan untuk menyanyikan lagu ciptaan Rhoma, "Virus Corona" dan "Rabbanaa".

Rhoma mengaku jatuh hati dengan kualitas vokal Anisa dan inilah yang menjadi salah satu alasannya berduet dengan pelantun "Aisyah Istri Rasulullah" itu.

“Setelah saya liat sendiri channel Youtube-nya, saya jatuh hati dengan kualitas vokalnya dan juga mental baiknya, saya putuskan mau berduet dengan Anisa menyanyikan dua lagu karya saya yakni "Virus Corona" dan "Rabbanaa"," kata Rhoma dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Lagi "Virus Corona" merupakan karya lagu Rhoma yang sudah diluncurkan pada 3 April 2020. Lagu ini sempat masuk dalam top 10 trending YouTube Indonesia

Sementara itu, Anisa mengatakan tak menyangka bisa berduet dengan Rhoma. Bagi dia, ini sebuah pencapaian pribadi yang sangat membahagiakan.

“Sebuah kehormatan buat saya pribadi bisa duet dengan Pak Haji Rhoma Irama. Tidak pernah membayangkan sebelumnya. Ini anugerah banget buat saya. Sebuah pencapaian pribadi yang sangat membahagiakan,” kata dia.

Di sisi lain, produser sekaligus pemilik label HP MUSIC Hadi Soenyoto bersyukur Rhoma menerima tawarannya berduet dengan Anisa.

“Saya kepikiran untuk menduetkan Anisa dengan Bang Haji Rhoma dalam lagu Virus Corona dan Rabbanaa, alhamdulillah Bang Haji Rhoma menyambutnya dengan tangan terbuka dan bersedia duet dengan Anisa karena tidak mudah Bang Haji mau menerima duet dengan penyanyi wanita. Saya bersyukur banget Bang Haji mau," jelas dia yang menaungi sederet selebritas antara lain Iis Dahlia, Rita Sugiarto, Nicky Astria, Devano Danendra, dan Ivan Gunawan itu.

Proses rekaman lagu dikerjakan di Studio Soneta, milik Rhoma Irama di bilangan Depok beberapa waktu lalu. Rekaman langsung di supervisi Rhoma.

"Saya kagum dengan penjiwaan Anisa yang begitu baik dalam proses rekaman, baik lagu Virus Corona dan Rabbana," tutur Rhoma.
 

Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Eka Arifa
Copyright © ANTARA 2024