Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan Dana Keistimewaan (Danais) sebesar Rp1 miliar yang diberikan kepada desa yang ditetapkan sebagai Desa Mandiri Budaya dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat melalui pemeliharaan dan pembinaan kebudayaan.

"Setting goal atau ending dari alokasi Dana Keistimewaan itu adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Desa Mandiri Budaya salah satu cara adalah melalui kebudayaan," kata Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo di Bantul, Jumat.

Menurut dia, Desa Sabdodadi menjadi salah satu desa di Bantul yang ditetapkan sebagai Desa Mandiri Budaya oleh Gubernur DIY, dan mendapat alokasi Danais sebesar Rp1 miliar, dengan dana itu pemkab mengarahkan agar dimanfaatkan untuk pemeliharaan dan pembinaaan kebudayaan sebagai bagian Keistimewaan DIY

Dia menyebutkan, dana agar dipergunakan pemerintah desa untuk menguatkan karakter dan jati diri masyarakat khususnya dalam bidang budaya, kemudian mewujudkan pemeliharaan nilai-nilai budaya DIY dalam kehidupan masyarakat dan lembaga pemerintah.

Dan mengembangkan kebudayaan DIY untuk meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya di DIY di tengah peradaban dunia, serta untuk memujudkan pemerataan akses aktivitas berkebudayaan dan meningkatkan apresiasi seni dan kreativitas karya budaya.

"Yang terakhir, saya meminta kepada pengurus untuk dapat meningkatkan kesejahteran masyarakat. Karena predikat sebagai Desa Mandiri Budaya 'goalnya' adalah bagaimana mewujudkan kesejahteran masyarakat," katanya.

Wabup mengatakan, yang menjadi kendala bagi pemerintah desa memanfaatkan Danais utamanya karena belum mengetahui tentang regulasi status untuk bisa meraih dana tersebut, sehingga perlunya terus diberikan sosialisasi tentang kebudayaan oleh Dinas Kebudayaan.

"Sudah ditegaskan dalam Perda Kebudayaan, bahwa itu untuk pemeliharaan dan pembinaan kebudayaan. Maka para kelompok kesenian, adat, sanggar budaya bisa mengakses untuk kepentingan pemeliharaan kebudayaan, pembinaan kebudayaan dan pembiayaan kebudayaan," katanya.

Dia juga mengatakan, Danais bisa dimanfaatkan untuk membuat program berkaitan dengan wisata dan nilai-nilai budaya yang menumbuhkan enterpreneur atau kewirausahaan di masyarakat sekitar.

"Karena untuk menjadi Desa Mandiri Budaya itu kan harus memiliki empat hal di antaranya sebagai desa wisata, desa preneur, desa Prima, dan desa budaya. Empat hal itu harus tercakup untuk pemenuhan mendapatkan dana Rp1 miliar tersebut," katanya.

Pewarta : Hery Sidik
Editor : Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026