JFW dorong perkembangan industri fashion di DIY
Jumat, 26 Agustus 2022 19:50 WIB
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Syam Arjayanti saat pembukaan Jogja Fashion Week di Jogja Expo Center, Kabupaten Bantul, DIY, Jumat (26/8/2022) sore. ANTARA/Hery Sidik
Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali menggelar Jogja Fashion Week yang dipusatkan di Jogja Expo Center, Yogyakarta, pada 26-30 Agustus guna mendorong perkembangan industri fashion di daerah tersebut.
"Jogja Fashion Week (JFW) diikuti puluhan desainer dan 100 industri kecil menengah (IKM) fashion serta pendukung fashion binaan Disperindag DIY," kata Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti saat membuka Jogja Fashion Week (JFW) 2022 di Jogja Expo Center Yogyakarta, Jumat sore.
Pada gelaran tahun ini, JFW mengambil tema "Karya Wastra Bhinneka, Bangkitkan IKM Fashion" yang berarti indahnya keberagaman wasta etnik yang dimiliki setiap daerah di Nusantara bisa terus dieksplor dan menjadi kekuatan dalam industri fashion.
Menurut dia, produk fashion juga dapat dijadikan sebagai sarana menciptakan ketahanan budaya.
Selain pameran untuk menampilkan beragam karya fashion dari desainer, Syam juga berharap JFW dapat meningkatkan pemasaran dan memperluas jaringan pemasaran produk kreatif fashion sehingga memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan pelaku IKM.
JFW sudah diawali dengan dialog antara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan pelaku IKM fashion tentang mewujudkan Yogyakarta sebagai pusat industri fashion dunia.
Fashion show juga akan digelar untuk memeriahkan JFW dan tahun ini menampilkan karya dari 79 desainer DIY, yang masing-masing desainer akan menampilkan enam gaun rancangannya. Fashion show digelar setiap hari dengan mengusung tema berbeda-beda.
JFW 2022 juga diisi seminar dengan tema "Desainpreneur Solusi Kebangkitan Industri Fashion di masa Endemi" yang artinya bila para desainer mau bergerak menjadi pengusaha, berarti industri fashion akan bangkit kembali.
"Jogja Fashion Week (JFW) diikuti puluhan desainer dan 100 industri kecil menengah (IKM) fashion serta pendukung fashion binaan Disperindag DIY," kata Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti saat membuka Jogja Fashion Week (JFW) 2022 di Jogja Expo Center Yogyakarta, Jumat sore.
Pada gelaran tahun ini, JFW mengambil tema "Karya Wastra Bhinneka, Bangkitkan IKM Fashion" yang berarti indahnya keberagaman wasta etnik yang dimiliki setiap daerah di Nusantara bisa terus dieksplor dan menjadi kekuatan dalam industri fashion.
Menurut dia, produk fashion juga dapat dijadikan sebagai sarana menciptakan ketahanan budaya.
Selain pameran untuk menampilkan beragam karya fashion dari desainer, Syam juga berharap JFW dapat meningkatkan pemasaran dan memperluas jaringan pemasaran produk kreatif fashion sehingga memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan pelaku IKM.
JFW sudah diawali dengan dialog antara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan pelaku IKM fashion tentang mewujudkan Yogyakarta sebagai pusat industri fashion dunia.
Fashion show juga akan digelar untuk memeriahkan JFW dan tahun ini menampilkan karya dari 79 desainer DIY, yang masing-masing desainer akan menampilkan enam gaun rancangannya. Fashion show digelar setiap hari dengan mengusung tema berbeda-beda.
JFW 2022 juga diisi seminar dengan tema "Desainpreneur Solusi Kebangkitan Industri Fashion di masa Endemi" yang artinya bila para desainer mau bergerak menjadi pengusaha, berarti industri fashion akan bangkit kembali.
Pewarta : Hery Sidik
Editor : Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jogja Fashion Week 2026 siap guncang panggung mode dunia dari jantung Mataram
12 February 2026 21:46 WIB
Jogja Fashion Parade 2026 diikuti 159 desainer Nusantara, 6 model Malaysia
09 February 2026 22:03 WIB
Disney's House of Mouse Jakarta hadirkan Mickey Mouse & Friends untuk Gen Z
28 September 2025 9:33 WIB