Singaraja, Buleleng (ANTARA) - Desa Adat Buleleng, Bali terus mengampanyekan penggunaan "eco enzym" atau fermentasi limbah sampah organik yang bermanfaat bagi kebutuhan rumah tangga, pertanian, kesehatan dan alam.

"Kami ingin mengajak masyarakat adat untuk menjaga lingkungan dan alam Bali dengan filosofi Tri Hita Karana," kata Kelian Desa Adat Buleleng Nyoman Sutrisna di desa adat setempat, Sabtu.

Menurut dia, pihaknya akan terus mengedukasi bersama relawan "eco enzym" Buleleng untuk senantiasa melakukan tindakan ke masing-masing banjar adat termasuk "sekehe teruna" dan mahasiswa merdeka di Buleleng.

Kampanye yang juga dilakukan melibatkan para mahasiswa untuk melakukan edukasi dan simulasi dengan harapan mampu diaplikasikan di lingkungan atau kampusnya, sehingga "eco enzym" menggema ke seluruh penjuru.

"Itu harapan kami dan relawan untuk mengampanyekan eco enzym," ujar Nyoman Sutrisna yang juga sudah melakukan audiensi kepada Pj Bupati agar eco enzym ini bisa diaplikasikan di masing-masing OPD lingkup Pemkab Buleleng.*

 

Pewarta : Naufal Fikri Yusuf/IMBA Purnomo
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2024