Ternyata, Ferdy Sambo sosok "minderan"
Kamis, 22 Desember 2022 6:19 WIB
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo bersiap menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022). ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/foc
Jakarta (ANTARA) - Ahli psikologi forensik Reni Kusumowardhani mengatakan bahwa terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) Ferdy Sambo merupakan individu yang kurang percaya diri dan membutuhkan dukungan orang lain ketika mengambil keputusan yang besar.
"Kemudian, tipe kepribadian nya, pada dasarnya Bapak Ferdy Sambo ini merupakan individu yang kurang percaya diri dan membutuhkan dukungan orang lain di dalam bertindak dan mengambil keputusan, terutama untuk hal-hal yang besar," kata Reni di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu.
Penjelasan tersebut ia sampaikan ketika membacakan hasil asesmen psikologi Ferdy Sambo di dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).
Reni mengungkapkan ada pengalaman kecil Ferdy Sambo yang membuat Sambo merasa nyaman apabila ada orang-orang yang melindungi di sekitarnya.
Di sisi lain, Reni menilai bahwa Putri Candrawathi memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan dari lingkungan sesuai dengan orang pada umumnya. Putri juga memiliki kemampuan untuk merespons secara cepat terhadap tekanan dari lingkungan.
Reni juga menilai Putri memiliki dependensi atau ketergantungan secara emosional kepada orang yang bisa menjadi objek bergantung nya, dalam hal ini seperti kepada orang tuanya dan suaminya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ahli: Ferdy Sambo merupakan individu yang kurang percaya diri
"Kemudian, tipe kepribadian nya, pada dasarnya Bapak Ferdy Sambo ini merupakan individu yang kurang percaya diri dan membutuhkan dukungan orang lain di dalam bertindak dan mengambil keputusan, terutama untuk hal-hal yang besar," kata Reni di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu.
Penjelasan tersebut ia sampaikan ketika membacakan hasil asesmen psikologi Ferdy Sambo di dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).
Reni mengungkapkan ada pengalaman kecil Ferdy Sambo yang membuat Sambo merasa nyaman apabila ada orang-orang yang melindungi di sekitarnya.
Di sisi lain, Reni menilai bahwa Putri Candrawathi memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan dari lingkungan sesuai dengan orang pada umumnya. Putri juga memiliki kemampuan untuk merespons secara cepat terhadap tekanan dari lingkungan.
Reni juga menilai Putri memiliki dependensi atau ketergantungan secara emosional kepada orang yang bisa menjadi objek bergantung nya, dalam hal ini seperti kepada orang tuanya dan suaminya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ahli: Ferdy Sambo merupakan individu yang kurang percaya diri
Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Baca, Ferdy Sambo-Putri Candrawathi banding hingga Sidang etik Brigadir E
17 February 2023 6:23 WIB, 2023
Bharada E dituntut hukuman 12 tahun penjara kasus pembunuhan Brigadir J
18 January 2023 16:53 WIB, 2023
Putri Candrawathi dituntut delapan tahun penjara kasus pembunuhan Brigadir J
18 January 2023 12:45 WIB, 2023