Wellington, Selandia Baru (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan inisiatif Pemerintah Selandia Baru, Christchurch Call, memerlukan keterlibatan kelompok moderat lewat dialog lintas agama.

"Saya apresiasi inisiatif Pemerintah Selandia Baru melalui Christchurch Call dalam menggalang upaya global melawan konten daring kekerasan dari kelompok ekstremis radikal," kata Wapres Ma'ruf saat melakukan kunjungan kehormatan dengan Wakil Perdana Menteri Selandia Baru Winston Peters di Gedung Parlemen Selandia Baru, Rabu (28/2).

Ia mengatakan memelihara kemajemukan dan keragaman, terutama melalui kerukunan antarumat beragama selalu menjadi pilar penting bagi keamanan, kestabilan, dan kesejahteraan bersama, baik di tingkat nasional maupun global.

Pada saat yang sama, kata Ma'ruf, masalah sosial ekonomi seringkali menjadi penyebab tumbuhnya ideologi ekstrem radikal intoleransi dan diskriminasi terutama di kalangan pemuda.

Untuk itu, penguatan kerja sama Indonesia-Selandia Baru di bidang lintas agama menjadi sangat penting, kata Ma'ruf menambahkan.

"Dalam kaitan ini diperlukan pemberdayaan kelompok moderat melalui dialog lintas agama guna merawat keharmonisan kedua negara kita," katanya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wapres sebut inisiatif Christchurch Call perlu dialog lintas agama

Pewarta : Andi Firdaus
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2024