Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia melalui Badan Karantina Indonesia (Barantin) melarang pemasukan daging babi dan produk turunannya dari Spanyol menyusul laporan wabah African Swine Fever (ASF) di negara tersebut.
Deputi Bidang Karantina Hewan Barantin Sriyanto mengatakan kebijakan itu diambil berdasarkan laporan resmi World Organisation for Animal Health (WOAH) mengenai wabah ASF di Provinsi Barcelona.
“Berdasarkan laporan WOAH, kami menginstruksikan seluruh unit pelaksana teknis Barantin dan petugas karantina untuk meningkatkan kewaspadaan serta pengetatan lalu lintas daging babi dan produknya dari Spanyol,” kata Sriyanto berdasarkan keterangannya, Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan WOAH mencatat kejadian tersebut sebagai recurrence of an eradicated disease, yakni kemunculan kembali penyakit yang sebelumnya telah dinyatakan bebas sejak 1994 dan saat ini berstatus wabah yang masih berlangsung.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Cegah wabah ASF, RI larang masuk daging babi dari Spanyol
Cegah wabah ASF, RI larang
Selasa, 6 Januari 2026 15:45 WIB
Petugas Karantina Sulawesi Selatan saat melakukan pemeriksaan pemasukan babi di Pelabuhan Paotere. (ANTARA/HO-Barantin)
Pewarta : Aria Ananda
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Bantul kembali vaksinasi ternak sapi guna menekan penyebaran PMK
21 January 2025 14:46 WIB, 2025
Wamentan minta pengusaha vaksin mandiri sapinya mencegah terjangkit PMK
18 January 2025 2:34 WIB, 2025