Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendorong digitalisasi dalam berbagai sektor baik dalam pelayanan publik maupun tata kelola pemerintahan.

"Transformasi digital saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan, Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus mendorong digitalisasi dalam berbagai sektor baik dalam pelayanan publik, penguatan UMKM, pendidikan maupun tata kelola pemerintahan," kata Wakil Bupati Sleman Danang, di Sleman, Rabu.

Ia mengatakan merespon kondisi tantangan saat ini yakni efisiensi anggaran, kondisi tersebut tidak menjadi alasan penurunan kualitas pelayanan publik, apalagi ketimpangan pembangunan.

"Kita harus upayakan pembangunan melalui perencanaan yang adaptif, transformasi digital dan inovasi agar efisiensi tetap menjaga kinerja. Kita harus memastikan bahwa pembangunan yang kita laksanakan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperluas kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan daya saing daerah," katanya.

Danang mengatakan forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman Tahun 2027 yang digelar Selasa (31/3) menjadi ruang partisipatif untuk menyelaraskan prioritas pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat Sleman.

"Musrenbang RKPD merupakan bagian yang sangat strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah. RKPD adalah dokumen perencanaan tahunan yang menjadi penghubung antara visi pembangunan jangka panjang dan menengah daerah dengan implementasi program dan kegiatan di lapangan," katanya.pada

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Sleman, jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Sleman, perwakilan masyarakat, akademisi, dan unsur lainnya dengan tema yang diusung "Peningkatan Daya Saing Ekonomi Melalui Transformasi Digital Didukung Tata Kelola Pemerintahan yang Berintegritas".

Danang menyebut pemilihan tema tersebut merupakan respons atas dinamika global, nasional, maupun lokal yang menuntut kita untuk terus beradaptasi dan berinovasi.

"Digitalisasi telah mengubah cara kita bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.