Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendorong pegiat seni atau yang menggeluti dunia art tetap berpegang teguh pada karya yang berakar dari kebudayaan agar tercipta kreativitas yang memiliki nilai kuat.

"Karena di Indonesia, source code-nya adalah budaya. Kalau tidak ada source code kebudayaan, maka kreativitas kita tidak akan ada akar yang sangat kuat," kata Irene dalam sambutannya di acara pembukaan Jakarta Art Gardens di Plataran Hutan Kota Senayan, Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan nilai kebudayaan sebagai akar dari kreativitas harus dijaga agar memiliki storytelling yang kuat dan mampu bersaing di dunia dengan membawa identitas bangsa.

Ia juga mengapresiasi gelaran Jakarta Art Gardens 2026 yang diadakan di ruang terbuka Pelataran Hutan Kota GBK yang menandakan kesenian khususnya instalasi bisa dinikmati bahkan di ruang yang terbatas.

"Bukan hanya jantung kota tapi juga mengatakan kepada semua orang bahwa jika kita ingin melakukannya, kita bisa, tidak peduli seberapa terbatasnya tempat, kita bisa," katanya.

Irene mengatakan kolaborasi lintas kementerian dan juga pihak swasta pada gelaran eksibisi seni ini menunjukkan perhatian yang tinggi bagi seniman lokal untuk bisa berinteraksi dengan komunitas dan juga kolektor sehingga bisa menghasilkan nilai ekonomi dari karya seni yang dibuat.

Menurutnya karya seni bisa dijadikan investasi masa depan dan juga nilai ekonomi yang cukup menjanjikan dengan pertemuan antarkomunitas dan kolektor.

"Art ini merupakan salah satu pendorong ekonomi, dan art merupakan salah satu bentuk yang bisa dijadikan investasi," kata Irene.

Gelaran Jakarta Art Gardens juga didukung oleh Kementerian Kebudayaan untuk mendorong seniman muda Indonesia bisa mendapatkan ruang memamerkan karyanya di muka publik.

Irene berharap dengan kehadiran Kementerian Ekonomi Kreatif dapat mendukung seniman muda untuk meningkatkan nilai ekonomi dari karya seni.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamenekraf dorong pegiat seni berkarya dari akar kebudayaan