Logo Header Antaranews Jogja

Desa wisata perlu dilengkapi sentra kerajinan

Jumat, 13 April 2012 08:02 WIB
Image Print
Tenun Desa Wisata Gamplong, DIY (Foto jogja.antaranews.com)

Jogja (ANTARA Jogja) - Desa wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta perlu dilengkapi dengan sentra produk kerajinan khas desa setempat, kata Ketua Yayasan Widya Budaya Yogyakarta Widi Utaminingsih.

"Desa wisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menarik minat wisatawan apabila dilengkapi dengan fasilitas di antaranya sentra produk kerajinan," katanya di Yogyakarta, Jumat.

Ia mengatakan dengan fasilitas tersebut, maka wisatawan akan mudah memperoleh cenderamata untuk dibawa pulang seusai mengunjungi desa wisata itu.

"Biasanya wisatawan akan mencari cenderamata khas objek wisata setempat untu dibawa pulang sebagai oleh-oleh," kata Widi Utaminingsih yang yayasannya bergerak di bidang studi pengembangan budaya dan pariwisata berbasis potensi lokal.

Menurut dia, animo wisatawan untuk belanja aneka kerajinan terus meningkat, sehingga sangat tepat jika di desa wisata disediakan sentra produk kerajinan setempat.

Wisatawan selain bisa berbelanja cenderamata di sentra itu, kata dia juga bisa melihat proses pembuatannya

"Produk kerajinan warga desa wisata bisa menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang datang, dan menginap di desa wisata setempat," katanya.

Ia mencontohkan di sejumlah desa wisata di wilayah Kabupaten Sleman, DIY, sudah memiliki sentra produk kerajinan, dan menjual beraneka barang kerajinan di antaranya Desa Wisata Brayut dan Ganmplong.

Selain itu, kata dia, beberapa desa wisata lain mulai tertarik menggarap potensi kerajinan lokal desa setempat.

"Barang kerajinan ukir dari kayu, gantungan kunci, anyaman, dan tenun, bisa dikemas menjadi cenderamata yang menarik untuk dijual kepada wisatawan," katanya.

Ia mengatakan wisatawan bisa berbelanja aneka produk kerajinan unik di desa wisata yang banyak tersebar di DIY.

Jadi, kata dia, tidak hanya menimati pemandangan alam perdesaan, namun juga kehidupan keseharian masyarakat desa, seni, dan budaya setemnpat.

"Desa wisata di DIY memiliki potensi seni dan budaya yang beragam yang bisa menjadi pilihan bagi wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata itu," katanya. (H008)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026