Logo Header Antaranews Jogja

Transaksi PPD Sleman capai Rp5 miliar

Senin, 7 Mei 2012 15:56 WIB
Image Print
ilustrasi pameran potensi daerah (foto antarafoto)

Jogja (ANTARA Jogja) - Transaksi Pameran Potensi Daerah dan Gelar Budaya Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berlangsung selama 10 hari sejak 27 April hingga 6 Mei 2012 mencapai lebih dari Rp5 miliar.

"Pelaksanaan Pameran Potensi Daerah tahun ini dinilai cukup lancar, terbukti dengan selalu dipadatinya pameran ini dengan jumlah pengunjung per hari rata-rata 7.000 orang. Dari laporan sementara yang masuk besarnya transaksi yang terjadi selama 10 hari mencapai Rp2,5 miliar," kata Penanggung Jawab Pameran Endah Sri Widiastuti, Senin.

Menurut dia, tampilan gerai peserta pada tahun ini juga lebih baik dibanding tahun lalu sehingga untuk mengapresiasi keseriusan para peserta dalam menampilkan potensinya maka panitia menyelenggarakan lomba stand yang dimenangkan oleh Dinas Pertanian Kehutanan dan Perikanan Sleman.

"Sedangkan juara II diraih Bank Mandiri, juara III diraih Kecamatan Kalasan, terbaik IV diraih Balai Pengkajian Teknologi Pertanian DIY dan terbaik V diraih Kecamatan Godean," katanya.

Ia mengatakan, untuk memeriahkan pameran potensi daerah, panitia juga menyelenggarakan Festival Ragam Budaya selama pameran berlangsung.

"Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman telah memberikan penilaian kepada tiga penampil terbaik yaitu Kecamatan Cangkringan yang menampilkan `Upacara Adat Dandan Kali`, Kecamatan Prambanan yang menampilkan `Tradisi Budaya Merti Dusun Sumberwatu` dan Kecamatan Ngemplak dengan `Upacara Adat Saparan Wonolelo`," katanya.

Endah mengatakan, secara keseluruhan Pameran Potensi Daerah 2012 dinilai lebih baik daripada 2011.

"Diharapkan agar pameran ini dapat meningkatkan dinamika perekonomian masyarakat dan menjadi sarana agar masyarakat semakin mencintai produk lokal. Di masa mendatang diharapkan stand yang mengikuti pameran meningkat lebih banyak," katanya.
(U.V001)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026