
Perwira muda AU harus berintegritas

Jogja (ANTARA Jogja) - Perwira muda Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara harus memiliki kualitas dan integritas yang andal dan tangguh, kata Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.
"Perwira muda juga harus memiliki visi dan konsep yang baik serta bisa memberi contoh pada masyarakat sekitar saat bertugas nanti," katanya pada acara pamitan karbol Akademi Angkatan Udara (AAU) yang telah menyelesaikan pendidikan, di Yogyakarta, Rabu.
Menurut dia, sebagai lulusan AAU tentu sudah dimodali pendidikan dan praktik lapangan yang bertujuan membentuk perwira yang berbudi luhur dan berkepribadian tangguh serta memiliki kemampuan integritas.
Selain itu, katanya, mampu mengembangkan ilmu pengetahuan sesuai dengan ketentuan dan tantangan zaman selaras dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini.
"Perwira muda sebagai abdi negara harus memiliki tradisi keprajuritan dan kejuangan Tentara Nasional Indonesia (TNI), dengan melaksanakan tugas pokok menjaga keamanan, kedaulatan negara, serta persatuan dan kesatuan bangsa sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945," katanya.
Ia mengatakan, untuk menjalankan tugas pokok sebagai perwira, harus mampu menyinergikan kemampuan, profesionalitas, loyalitas, solidaritas, dan tepat dalam melaksanakan tugas.
Profesionalitas bukan berarti segala sesuatu yang dihitung dengan material, tetapi lebih mengandung makna yang lebih mulia. Perwira yang profesional harus memiliki kemampuan bersikap dan berpikir sehingga bisa menjadi figur yang membanggakan, khususnya di TNI AU.
"Oleh karena itu, perwira harus mampu belajar pada orang lain agar mempunyai pengalaman dalam proses hidup di masyarakat dan bisa menjadi contoh juniornya," kata Sultan.
Menurut dia, hanya dengan belajar dari berbagai lingkungan para perwira akan bisa memiliki kekuatan dan integritas tinggi yang didasari nilai-nilai sumpah prajurit. Sikap dan perilaku yang menjadi watak dasar sebagai perwira berprestasi dan berpendidikan di AAU.
"Perilaku yang ditentukan oleh diri sendiri, maka kalian harus bisa menempatkan diri, sehingga bisa membangun intergritas demi kepentingan lembaga TNI AU," katanya.
Ia mengatakan, karbol yang telah menyelesaikan pendidikan di AAU sebentar lagi akan dilantik oleh Presiden Republik Indonesia sebagai perwira muda di jajaran TNI AU. Hal itu merupakan suatu kebanggaan.
"Namun, hal itu jangan menjadi puncak kebanggaan. Jadikanlah momentum itu sebagai awal langkah sebagai perwira muda yang bisa bermanfaat bagi masyarakat, nusa, dan Bangsa Indonesia," katanya.
Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Bambang Samoedro mengatakan, pamitan para karbol tingkat IV itu merupakan hal rutin bagi AAU dalam melaksanakan proses pendidikan di TNI AU selama empat tahun.
"Para karbol itu kebanyakan dari luar Yogyakarta, maka setelah menempuh pendidikan para karbol tidak akan begitu saja melupakan kota ini, karena memang memiliki budaya yang berbeda dengan daerah lain," katanya.
(L.B015)
Pewarta :
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
