
"Pari Jotho" juarai lomba batik Sleman

Jogja (ANTARA Jogja) - Desain batik "Pari Jotho" karya Susilo Radi Yunianto, warga Kaliurang Timur, meraih juara umum Lomba Desain Batik tingkat nasional yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Dari hasil penilaian yang dilakukan tim juri yang dilangsungkan Kamis (28/6), desain batik `Pari Jotho` berhasil memperoleh nilai tertinggi yakni 292 sehingga berhak meraih predikat juara umum," kata Ketua Panitia Lomba Desain Batik Agung Wicaksono, Jumat.
Menurut dia, juara favorit diraih desain batik dengan judul "Semarak Salak" karya Irfa Rohanan Salma warga Pandean, Umbulharjo, Kota Yogyakarta dengan total nilai 285.
"Karya terbaik komposisi dimenangi desain batik dengan judul "Belut dan Salak" karya Lailatul Luvita warga Ngijo, Bangunharjo, Sewon, Bantul dengan total nilai 283, sementara desain dengan judul `Gajah Kombinasi Parang Rusak Barong` karya Ngadiran warga Kaliurang Barat berhasil menyabet predikat Karya Terbaik Ide dan Kreativitas," katanya.
Ia mengatakan, lomba Desain Batik Sleman 2012 ini muncul atas prakarsa Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sleman Kustini Sri Purnomo yang merasa sampai saat ini Kabupaten Sleman belum memiliki ciri khas Batik Sleman.
"Ketua Dekranasda Sleman berinisiatif mengadakan lomba ini untuk menggali dan mencari apa sebenarnya yang menjadi ciri khas Batik Kabupaten Sleman dan ternyata ide tersebut mendapat respon dari pengurus Dekranasda Sleman, para pelaku Usaha (UMKM) Sleman yang tergabung dibawah beberapa Asosiasi Pengusaha yang ada di Sleman termasuk Pelaku Usaha Batik Sleman, untuk bersama membentuk kepanitiaan melaksanakan lomba ini," katanya.
Agung mengatakan, lomba ini dimulai dari pertengahan Februari 2012 dengan diawali penuangan karya desain Batik diatas kertas. Jumlah total karya yang masuk sebanyak 218 buah karya desain batik yang datang dari berbagai daerah di luar Yogyakarta sendiri seperti Klaten, Solo, Temanggung, Demak, Jepara Jawa Tengah, Malang Jawa Timur, Bandung Jawa Barat.
Dari 218 buah karya ini pada 02 Juni Panitia melakukan penjurian untuk memilih 50 karya nominator untuk mengikuti babak lomba berikutnya. Para Nominator diminta mewujudkan karyanya berupa batik tulis (canting) pada kain ukuran 50 x 50 sentimeter.
"Teknis Pembuatan Karya bebas (teknik dan bahan pewarnanya), selama masih termasuk dalam kriteria batik tulis," katanya.
Kemudian pada Kamis 28 Juni 2012 pukul 09.00 wib bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, panitia lomba telah berhasil melaksanakan Penjurian 48 buah karya nomimnator yang masuk ke panitia dari total 50 Karya Nominator untuk menentukan tujuh pemenang lomba.
"Panitia mengucapkan selamat kepada ketujuh pemenang atas terpilihnya karya mereka sebagai Pemenang lomba," katanya.
Juara Umum lomba ini mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp10 juta dan tropi GKR Hemas, Karya Favorit akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp7,5 juta dan tropi Bupati Sleman, karya terbaik komposisi mendapat Rp5 juta dan tropi Dekranasda Sleman.
Kemudian, karya terbaik ide dan kreativitas akan mendapatkan uang pembinaan Rp3 juta dan tropi Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Sleman, karya terpilih I mendapat uang pembinaan sebesar Rp2 juta dan tropi dari Disbudpar Sleman, terpilih II mendapat uang pembinaan Rp1,5 juta dan tropi Disdikpora, karya terpilih III mendapat uang pembinaan Rp1 juta dan trop Balai Besar Batik.
"Penyerahan Hadiah akan dilaksanakan pada Hari Sabtu 07 Juli 2012 pukul 19.00 WIB di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.
(V001)
Pewarta :
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
