
Sultan minta pemkab dampingi pelaku UKM

Kulon Progo (ANTARA Jogja) - Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, secara sungguh-sungguh mendampingi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UKM).
"Harapan saya di bidang kerajinan, pemerintah daerah tidak hanya membantu pelatihan, tapi juga membantu ikut memasarkan. Karena para usaha kecil dan menengah (UKM), mungkin dapat memproduksi suatu produk, tapi mungkin tidak bisa memasarkan untuk tumbuh dan kembangnya unit usaha itu," kata Sultan di Kulon Progo, Kamis.
Sultan mengharapkan, pelaku UKM harus kreatif dan inovatif, dalam arti mau berubah menyesuaian desain sesuai permintaan pasar dan permintaan konsumen.
"Jangan seperti dulu lagi, kalau diberikan pelatihan tetap tidak berubah. Saya kira selama seperti itu, akan berkembang tapi tidak seperti yang kita harapkan bersama," kata Sultan.
Menurut Sultan, kegiatan UKM di Kabupaten Kulon Progo dapat menyumbang pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Kulon Progo mengatakan pemerintah kabupaten Kulon Progo terus mengupayakan pertumbuhan ekonomi. Untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat, pemkab harus bekerja keras.
Program untuk pertumbuhan ekonomi yakni program megaproyek seperti pasir besi, pelabuhan dan bandara sebagai jembatan emas menuju Kulon Progo baru "the jewel of java" serta semangat roh perjuangan beli dan bela Kulon Progo, beli dan bela D.I.Yogyakarta serta beli dan bela Indonesia.
"Membangun Kulon Progo dengan semangat gotong royong yang masih membudaya di Kulon Progo menjadi kunci semangat membangun Kulon Progo kearah yang lebih baik," kata Hasto.
(KR-STR)
Pewarta :
Editor:
Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026
