Logo Header Antaranews Jogja

Penumpang KA naik 20 persen pada libur Natal

Kamis, 6 Desember 2012 17:36 WIB
Image Print
Kereta Api (Foto ANTARA)

Jogja (ANTARA Jogja) - Jumlah penumpang kereta api di Daerah Operasi VI Yogyakarta diperkirakan naik sekitar 20 persen saat libur Natal dan Tahun Baru 2013 dibanding hari biasa.

"Rata-rata jumlah penumpang kereta api di Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta adalah 8.000 orang per hari. Saat libur Natal dan Tahun Baru 2013 diperkirakan akan mengalami kenaikan 15 hingga 20 persen," kata Kepala Humas PT KA Daop VI Yogyakarta Sri Winarto di Yogyakarta, Kamis.

Untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang kereta api pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2013, PT KA Daop VI Yogyakarta akan menjalankan kereta api tambahan Argo Dwipangga Eksta relasi Solo-Jakarta yang akan dioperasikan pada 21 Desember hingga 6 Januari 2013.

"Kereta tambahan tersebut memiliki kapasitas sekitar 400 tempat duduk. Pada libur akhir tahun nanti, tidak akan ada tambahan kereta ekonomi," katanya.

Winarto mengatakan, kereta tambahan tersebut akan mendukung operasional 17 kereta reguler yang terdiri dari enam kereta eksekutif, tiga kereta bisnis, tiga kereta bisnis dan eksekutif, tiga kereta ekonomi dan dua kereta ekonomi AC.

Sementara itu, Asisten Manajer Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum Balai Yasa Yogyakarta Sutarman mengatakan, melakukan perbaikan lokomotif secara reguler setiap bulannya, atau rata-rata 10 lokomotif per 32 hari.

"Pada Desember, ada 10 lokomotif yang menjalani perawatan. Namun saat ini hanya tersisa lima yang masih menjalani perawatan, namun dua sudah dalam proses penyelesaian akhir," katanya.

Dari lima lokomotif yang masih menjalani proses perawatan, satu lokomotif sudah diuji coba dan sisanya sudah dalam proses pengecatan," katanya.

Ia menargetkan, seluruh lokomotif sudah harus selesai dikerjakan pada 20 Desember karena pada 21 Desember sudah harus digunakan untuk kepentingan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2013.

Total lokomotif yang dioperasikan oleh PT KA di Pulau Jawa berjumlah 168 unit, dan di Pulau Sumatera sebanyak 102 unit. Namun rata-rata lokomotif tersebut sudah berusia tua sehingga sulit mencari suku cadangnya.

Pada tahun ini, sudah ada 102 lokomotif yang dikerjakan oleh Balai Yasa Yogyakarta atau lebih banyak enam unit dari target 96 lokomotif.
(E013)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026