Logo Header Antaranews Jogja

HKTI minta jaminan benih subsidi berkualitas

Rabu, 2 Januari 2013 21:47 WIB
Image Print
Ilustrasi benih padi (Foto gerbangpertanian.com)

Jakarta (ANTARA Jogja) - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia meminta pemerintah memberikan jaminan pemberian benih subsidi berkualitas.

"Yang penting, kualitasnya harus terjamin. Meski petani pasti inginnya yang murah dan berkualitas," kata Ketua Harian HKTI Sutrisno Iwantono saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Menurut Sutrisno, keputusan pemerintah untuk menghapus pemberian benih gratis kepada petani dan menggantinya dengan subsidi harga bukanlah suatu masalah besar bagi petani.

Namun, petani berharap pemerintah bisa memastikan kualitas benih dan penyaluran secara tepat sasaran. Penyaluran benih yang tidak merata dikhawatirkan justru bisa menghambat produksi sehingga Indonesia masih akan terus bergantung pada impor.

"Itu (impor) yang kita khawatirkan. Oleh karena itu, pemerintah harus pastikan juga jumlah benih dan penyalurannya benar," katanya.

Selain benih subsidi yang berkualitas, pemerintah juga didesak bisa menyediakan pupuk yang baik berupa jaminan harga pupuk dari pemerintah.

"Jaminan harga pupuk juga penting bagi kami para petani karena itu salah satu pendukung pertanian," ujarnya.

Sedangkan masalah lahan, asosiasi meminta Pemerintah bisa mendorong pembukaan lahan pertanian baru. Menurut Sutrisno, alih fungsi lahan merupakan kendala utama pertanian Indonesia.

"Jika pemerintah bisa membuka lahan baru, tidak mesti di Jawa, tentu bisa mendorong pertanian. Selama ini, produksi yang berkurang disebabkan oleh lahan yang beralih fungsi menjadi real estate (perumahan)," tuturnya.

Pemerintah memutuskan menghapus subsidi benih langsung atau pemberian benih gratis kepada petani. Dengan demikian, mulai Januari 2013, subsidi benih padi, jagung, dan kedelai diberikan dalam bentuk subsidi harga.

Meski petani harus membeli benih bersubsidi, Pemerintah menjamin nilai subsidi per kilogram cukup besar sehingga petani hanya perlu membayar sebagian kecil harga yang diterapkan.

Nilai anggaran subsidi benih 2013 mencapai Rp1,45 triliun meliputi benih padi inbrida, padi hibrida, jagung hibrida, jagung komposit, dan kedelai.

(A062)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026