Logo Header Antaranews Jogja

Peternak sapi Merapi dilatih membuat pakan fermentasi

Selasa, 15 Januari 2013 21:06 WIB
Image Print
Ilustrasi peternak sapi (Foto antaranews.com)

Jogja (ANTARA Jogja) - Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengadakan pelatihan pembuatan pakan fermentasi bagi para peternak sapi di kawasan lereng Gunung Merapi di Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kegiatan itu sebagai bentuk pendidikan pengurangan risiko bencana sehingga peternak lebih siap mengelola ternaknya dalam situasi sulit," kata Ketua Bagian Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Bambang Suwignyo di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia penting bagi masyarakat sekitar Merapi untuk memiliki bekal kedaruratan, termasuk penyediaan pakan ternak yang sederhana, mudah, dan terjangkau pada masa darurat.

"Dalam pelatihan yang dibantu mahasiswa UGM dan beberapa mahasiswa perguruan tinggi swasta di Yogyakarta itu para peternak dilatih membuat pakan komplet berbasis bahan baku lokal seperti jerami padi dan rumput," katanya.

Ia mengatakan kedua bahan itu dicampur dengan bahan tertentu untuk diproses secara fermentasi. Pakan itu dapat digunakan untuk cadangan pakan yang bisa disimpan dalam masa tertentu.

"Jika seorang peternak memiliki seekor sapi, pakan komplet berkapasitas satu ton bisa digunakan untuk stok pakan ternak selama lebih dari 40 hari," katanya.

Ketersediaan pakan fermentasi itu, menurut dia, sangat membantu para peternak agar dapat mengatur kegiatan ekonomi mereka selain beternak. Para peternak tidak perlu merumput setiap hari untuk menyediakan pakan ternaknya.

Menurut dia pelatihan pembuatan pakan fermentasi tersebut belum melibatkan semua peternak sapi yang tinggal di kawasan lereng Gunung Merapi.

"Oleh karena itu kami berencana menggelar pelatihan secara rutin agar transfer ilmu pengetahuan tersebut memberi kemanfaatan bagi masyarakat," katanya.

(B015)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026