Logo Header Antaranews Jogja

Produksi kacang tanah capai 35.000 ton

Kamis, 30 Mei 2013 19:10 WIB
Image Print
Panen kacang tanah (Foto antarayogya.com)

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Produksi kacang tanah di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Mei mencapai 35.000 ton atau 70 persen dari rata-rata produksi 50.000 ton per tahun.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gunung Kidul Supriyadi di Gunung Kidul, Kamis, mengatakan tingginya produksi kacang tanah ini dikarenakan cuaca cerah dan unsur hara cukup bagus.

"Setiap tahun produksi kacang tanah di Gunung Kidul mengalami peningkatan dua hingga tiga persen. Pada 2013 kami optimistis tingkat produksi kacang tanah mengalami peningkatan di atas tiga persen," kata Supriyadi.

Ia mengatakan, luasan tanah yang ditanami kacang tanah seluas 40.000 hingga 45.000 hektare yang tersebar lima kecamatan di Kabupaten Gunung Kidul. Pusat produksi kacang tanah yakni Kecamatan Tepus, Rongkop, Palihan, Saptosari, dan Tanjungsari.

"Lima kecamatan ini, kondisi tanahnya merah dan cocok untuk ditanami kacang tanah. Biasanya masyarakat menanam kacang tanah disela-sela tanaman ketela atau jagung secara tumpangsari," kata dia.

Berdasarkan laporan pendamping petani, kata Supriyadi, harga kacang tanah ditingkat petani berkisar Rp6.000 hingga Rp6.500 per kilogram (kg).

"Sampai saat ini, belum ada kebijakan harga pokok penjualan (HPP) untuk kacang tanah dari pemerintah pusat. Sehingga, harga kacang tanah masih ditentukan oleh mekanisme pasar. Kami berharap, ada standar HPP kacang tanah, sehingga petani bersemangat dalam menanam komoditas pertanian, khususnya kacang tanah," kata dia.

Ia mengatakan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gunung Kidul menyelanggarakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) kacang tanah untuk memberikan pengetahuan cara menanam yang baik dan berbasis teknologi. Sekolah lapangan ini, menjadi anggenda rutin dari Pemkab Gunung Kidul.

"Dengan sekolah lapangan ini, hasil pertanian di Kabupaten Gunung Kidul terus mengalami kenaikan seperti padi, ketela, kedelai, dan kacang tanah. Komoditas tersebut merupakan produk unggulan Gunung Kidul," kata dia.

(KR-STR)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026