
Petani peroleh bantuan jutaan benih melon

Jogja (Antara Jogja) - Petani Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperoleh bantuan jutaan benih melon dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
"Jutaan benih melon itu meliputi kultivar Melodi Gama 1 dan 3, Gama Melon Basket, Tacapa, dan Gama Gambas," kata peneliti Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Budi S Daryono di Yogyakarta, Selasa.
Menurut dia, bantuan jutaan benih melon itu wujud nyata dari kesepakatan antara Fakultas Biologi UGM dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gunung Kidul untuk mengembangkan tanaman melon sebagai produk unggulan Desa Kemadang.
"Bantuan benih itu merupakan langkah awal untuk pengembangan Desa Kemadang sebagai sentral budi daya melon di Kabupaten Gunung Kidul dan DIY," katanya.
Upaya pengembangan melon itu, kata dia, juga sejalan dengan kegiatan pariwisata di kawasan pantai selatan Gunung Kidul. Wisatawan diharapkan tidak hanya menikmati panorama pantai tetapi juga membeli melon produk petani setempat sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat.
Ia mengatakan, topografi wilayah Gunung Kidul sebagian besar berupa karst yakni daerah dengan bentang alam unik yang terjadi akibat adanya proses pelarutan pada batuan yang mudah terlarut umumnya formasi batu gamping.
Selain terbentuk pada larutan batu gamping, bentang alam karst juga dapat berkembang pada batuan dolomite. Daerah karst umumnya merupakan kawasan yang tandus sehingga sulit untuk digunakan sebagai lahan pertanian terutama tanaman hortikultura.
"Namun, sejak 2012 Fakultas Biologi UGM melakukan pembinaan dalam usaha budi daya melon terhadap petani Desa Kemadang dan telah berhasil melakukan panen perdana kultivar Gama Melon Basket di kawasan karst," katanya.
Lurah Desa Kemadang Sutono mengatakan, UGM telah membantu mengenalkan melon kepada petani di wilayahnya. Selama ini petani Desa Kemadang hanya menanam tiga komoditas utama yakni jagung, padi, dan kacang tanah.
"Ke depan diharapkan budi daya melon akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Sinergi dan kerja sama itu diharapkan akan terus berlanjut di Desa Kemadang sehingga nanti benar-benar menjadi kawasan sentral budi daya melon," katanya.
(B015)
Pewarta : Oleh Bambang Sutopo Hadi
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
