Logo Header Antaranews Jogja

Sleman salurkan bantuan sarana prasarana pertanian

Senin, 23 Desember 2013 16:46 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Sleman (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pertanian bagi sejumlah kelompok tani di wilayah setempat.

"Salah satu upaya penguatan perekonomian masyarakat dilakukan melalui fasilitasi pemerintah kepada kelompok petani yang mengajukan proposal bantuan sarana prasarana pertanian," kata Bupati Sleman Sri Purnomo.

Menurut dia, dengan sarana prasarana pertanian yang diberikan, diharapkan agar kelompok petani penerima dapat menjadi lebih produktif dalam menjalankan usaha pertaniannya.

"Diharapkan penerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan sarana dan prasarana pertanian ini seoptimal mungkin," katanya.

Ia mengatakan, bantuan yang diserahkan berupa sarana prasaaran pertanian tersebut sebesar Rp4,699.miliar kepada 85 kelompok tani.

"Diharapkan bantuan sarana prasarana pertanian dapat memaksimalkan untuk meningkatkan produksi pertaniannya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para petani," katanya.

Sri Purnomo mengatakan, sektor pertanian di Kabupaten Sleman masih menjadi salah satu unggulan perekonomian.

"Berdasarkan struktur perekonomian daerah, pertanian memberikan kontribusi sebesar 12,99 persen dalam PDRB atas harga berlaku Tahun 2012, dan berdasar struktur mata pencaharian penduduk terdapat sekitar 28 persen masyarakat Sleman bergerak pada sektortersebut," katanya.

Ia mengatakan, untuk rencana pembangunan daerah ke depan, Pemkab Slemantelah menetapkan pembangunan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas,sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ketahanan pangan.

"Sebagai wilayah penyangga kebutuhan pangan DIY, Kabupaten Sleman perlu untuk menjaga keswasembadaan pangan yang merupakan prioritas penting," katanya.

Guna menjaga ketersediaan kebutuhan pokok pangan bagi masyarakat, kata dia, Pemkab Sleman melakukan berbagai upaya, seperti pada aspek kebijakan, pelaksanaan teknis di lapangan baik sektor tanaman pangan, pertanian dan perkebunan, serta perikanan.

"Upaya stabilisasi ketahanan dan ketersediaan pangan dilakukan dari aspek peningkatan SDM, kelembagaan, sarana prasarana maupun pemanfaatan lahan," katanya.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanaan Kabupataen Sleman Widi Sutikno, mengatakan tujuan pemberian bantuan tersebut guna memperlancar proses produksi dan pemasaran produk pertanian , perikanan dan kehutanan dengan menyerahkan paeralatan pertanian yang dibagikan kepada 88 kelompok tani/Gapoktan/Koperasi tani di kabupaataen sleman.

Bantuan tersebut berupa traktor sebanyak delapan unit, pompa air delapan unit, lumbung pangan masyarakat pada DAK pertanian lima unit, sumur dan pompa air pada kegiatan DAK perikanan 10 unit.

Kemudian Kolam pada kegiatan DAK perikanan 20 unit, power threser dan terpal enam unit dan 30 unit, alat pengolah pupuk organik 26 unit, Kendaraan roda tiga 8 unit, traktor roda empat dua unit, choper empat unit.

(V001)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026