Logo Header Antaranews Jogja

SIKIB bantu kandang sapi korban erupsi Merapi

Jumat, 28 Maret 2014 16:21 WIB
Image Print
Ilustrasi kandang komunal ternak sapi (Foto lalunggpl.wordpress.com)

Sleman (Antara Jogja) - Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu memberi bantuan empat unit kandang komunal ternak sapi dan pos pelayanan terpadu korban erupsi Gunung Merapi pada 2010 di Hunian Tetap Desa Kepuharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat.

Ketua II Solidaritas Istri Kabinet Indonesia bersatu Ratna Joko Suyanto mengatakan bantuan tersebut agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya meskipun nilainya tidak seberapa.

"Kalau itu bisa dimanfaatkan secara maksimal maka akan sedikit banyak membantu untuk memenuhi kebutuhan, baik di bidang kesehatan maupun yang lain," katanya.

Dalam bakti sosial tersebut diserahkan beberapa bantuan seperti kandang sapi komunal empat unit yang diserahkan Ratna Joko Suyanto dari Bank Mandiri Yogyakarta Hendra Wahyudi, Penasihat Pundi Amal SCTV Letjen (Purn) Soeyono dan Istri Sekretaris Utama BNPB Siti Qomarohmi.

Bantuan tersebut untuk kelompok yang tergabung dalam Koperasi Ternak Sarono Makmur.

Disamping itu diserahkan pula peralatan posyandu untuk enam kelompok, enam ekor sapi untuk enam orang, dan 500 pohon untuk Kecamatan Cangkringan. Total bantuan senilai Rp1,25 miliar.

Dalam bakti sosial tersebut juga dilakukan penanaman pohon penghijauan dan pencanangan Gerakan Indonesia Berseri yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama.

Ratna Joko Suyanto pada kesempatan tersebut didampingi antara lain Dani Hendarman Supanji, Nini Djan Faridz, Ririen Roy Suryo, Nanik Syamsul Ma`arif, dan Inayati Ali Gufron.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Julisetiono Dwi Wasita mengatakan akibat erups Gunungi Merapi pada akhir 2010 mengakibatkan kerusakan dan kerugian sektor perumahan sebesar Rp477,684 miliar dan infrastruktur sebesar Rp224,426 miliar.

"Sampai saat ini, kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascaerupsi Merapi 2010 telah dibangun 2.132 hunian tetap. Hunian tetap tersebut tersebar di Desa Argomulyo, Glagaharjo, Kepuharjo, Umbulharjo, Wukirsari, Sindumartani, dan Sendangagung," katanya.

Dari jumlah tersebut sejumlah 1.677 huntap telah ditempati.

"Dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum yang telah dibangun 15 unit balai warga, tujuh unit rumah ibadah, dan enam unit kandang ternak komunal," katanya.

(V001)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026