Logo Header Antaranews Jogja

Legislator minta pemerintah serius cegah HIV/AIDS

Kamis, 8 Mei 2014 13:29 WIB
Image Print
ilustrasi (foto antaranews.com)

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta pemerintah serius mengupayakan pencegahan HIV/AIDS seiring terus meningkatnya jumlah penderita di daerah itu.

Anggota Fraksi Partai Golkar Slamet Harjo ini, Kamis, mengatakan berdasarkan catatan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Gunung Kidul jumlah penderita HIV/AIDS hingga akhir September 2013 sebanyak 66 orang yang mengidap AIDS, dan 42 orang pengidap HIV.

"Dari total 108 penderita HIV/AIDS di Gunung Kidul, 20 orang di antaranya sudah meninggal dunia. Kondisi ini sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, perlu ada upaya pencegahan yang serius dari pemkab," kata Slamet.

Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Widodo mengatakan penyakit HIV/AIDS di Gunung Kidul itu, berasal dari luar daerah. Seperti dari daerah tempat kerja warga Gunung Kidul yang merantau di Surabaya dan Jakarta, atau Bali. "Saat mereka pulang ke Gunung Kidul, membawa AIDS," katanya.

Jadi, menurut dia, pencegahannya tergantung dari tempat perantauan warga Gunung Kidul

Rencana ke depan, kata Widodo, Dinkes akan meningkatkan penyuluhan mengenai bahaya AIDS, dan dalam penanganan kasus penyakit itu akan memperoleh perhatian khusus.

"Kami akan memberikan penyuluhan tentang seksual kepada calon tenaga kerja asal Gunung Kidul yang akan merantau, agar tidak melakukan hubungan seksual sembarangan. Selain itu, terus menerus mensosialisasikan pemahaman mengenai bahaya HIV/AIDS," katanya.

KR-STR



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026