Logo Header Antaranews Jogja

Bantul jamin kelancaran distribusi kebutuhan pokok

Senin, 9 Juni 2014 16:11 WIB
Image Print
ilustrasi (Foto ANTARA/Silverius Guntur/Ags/12)

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjamin distribusi kebutuhan bahan pangan pokok sehari-hari ke pasar tradisional wilayah ini lancar menghadapi bulan puasa 2014.

"Menjelang bulan puasa ini permintaan bahan kebutuhan pokok naik, namun untuk distribusi kami jamin tidak masalah, sehingga masih mencukupi kebutuhan," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul, Sahadi, Senin.

Upaya untuk menjamin distribusi kebutuhan pokok tersebut, kata dia dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk ke pasar Induk untuk memastikan bahwa pasokan bahan pokok ke pasar tradisional di daerah ini tetap lancar dan tidak bermasalah.

"Kami juga rutin memantau persediaan dan pergerakan harga kebutuhan pokok di pasaran, untuk mengetahui kondisi riil di lapangan, agar jika ada masalah tidak membuat keresahan di masyarakat," katanya.

Sementara itu, kata dia berdasarkan pantauan petugas Disperindagkop Bantul, sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga menjelang bulan Ramadhan ini, seperti cabai merah besar dari Rp7.500 per kilogram (kg) pada awal Juni ini menjadi Rp 10.500 per kg pada pekan ini.

Kemudian beras dari rata-rata Rp6.700 per kg menjadi Rp7.300 per kg, bawang merah dari Rp14.800 per kg menjadi Rp16.200 per kg, kemudian daging ayam kampung yang semula Rp49.300 per kg menjadi Rp55.000 per kg.

"Kenaikan harga ini wajar karena selain jelang Ramadan, banyaknya kebutuhan komoditas pada musim liburan karena adanya wisatawan ini juga berpengaruh pada kenaikan harga, kami berharap, kenaikan yang terjadi tidak terlampau tinggi," katanya.

Meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, namun kata dia, masih ada juga komoditi yang mengalami penurunan harga, di antaranya cabai rawit hijau dari Rp7.800 per kg turun menjadi Rp6.000 per kilogram, cabai rawit merah dari Rp12.300 per kg menjadi Rp10.500 per kg.

"Kami akan pantau terus naik turunnya harga kebutuhan pokok di pasar tradisional ini setiap minggu sekaligus memantau stok pangan di pasaran," kata Sahadi.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026