
KPU : warga tidak terdaftar DPT lapor PPK/PPS

Jogja (Antara Jogja) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta warga setempat yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap Pemilihan Presiden 2014 melaporkan ke panitia pemilihan kecamatan maupun panitia pemungutan suara.
"Bagi pemilih yang tercecer dalam DPT bisa mendaftarkan diri atau menginformasikan ke penyelenggara pemilu tingkat bawah yakni PPS atau PPK, nanti teman-teman PPK dan PPS yang akan mendaftar pemilih tersebut," kata Komisioner KPU Bantul, Didik Joko Nugroho, Minggu.
Menurut dia, DPT Pilpres di Bantul yang ditetapkan dalam pleno terbuka 9 Juni lalu berjumlah 718.959 pemilih yang terdiri dari 349.136 orang laki-laki dan 369.823 orang perempuan.
Ia mengatakan, jika ada warga yang tidak masuk dalam DPT itu, prinsipnya sebagai penyelenggara pemilu pihaknya masih tetap melayani pemilih tercecer untuk diakomodir dalam daftar pemilih khusus (DPK).
"Dengan demikian, pascapenetapan DPT, kami membuka ruang bagi warga Bantul yang belum masuk DPT ke dalam DPK, yang mana DPK ini sudah kami buka sejak 5 Juni sampai 24 Juni 2014," katanya.
Selain melayani pemilih tercecer, pihaknya juga akan melindungi hak konstitusi warga sebagai pemilih, misalnya pemilih yang terdaftar dalam DPT luar Bantul bahkan luar Jawa jika ingin memilih di Bantul akan didata sebagai pemilih.
"Bagi pemilih DPT luar Bantul masih kami buka melalui proses pindah pemilih dengan form A5 sampai dengan H-3 pemilu, jadi kami harapkan pada h-3 pemilu sudah melapor ke TPS yang akan di gunakan untuk pemilihan," katanya.
Sementara itu, kata di DPT yang ditetapkan KPU berjumlah 718.959 pemilih itu mengalami kenaikan dibanding sebanyak 2.713 pemilih dengan DPT Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 yang berjumlah 716.246 orang.
"Kenaikan data pemilih ini disebabkan adanya tambahan pemilih pemula, atau pemilih genap berusia 17 tahun sejak 10 April dan mutasi penduduk yang kami dapatkan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bantul," katanya.
Pemilu Presiden yang berlangsung pada 9 Juli 2014, akan diikuti dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo- Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
(KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
