Logo Header Antaranews Jogja

Gudang PT Indomarco terbakar

Minggu, 5 April 2015 23:02 WIB
Image Print
Gudang PT Indomarco di Jalan Lingkar Barat, Gamping Sleman, terbakar, Minggu (5/4). Foto Antara/Victorianus Sat Pranyoto)

Sleman, 5/4 (Antara Jogja) - Gudang PT Indomarco di Jalan Lingkar Barat, Sawahan, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu sore, dilalap api yang diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik.

"Gudang ini merupakan tempat penyimpanan atau penampungan produk PT Indofood sebelum didistribusikan ke toko-toko penjual," kata salah satu karyawan gudang PT Indomarco Budianto, Minggu malam.

Menurut dia, api pertama kali terlihat di sisi selatan bangunan, dari bagian atas sekitar pukul 15.30 WIB, yang disertai dengan ledakan-ledakan kecil.

"Hanya berselang beberapa menit saja api sudah nampak berkobar dan cepat membesar merembet ke bagian gudang yang lain. Kemungkinan api muncul akibat adanya hubungan arus pendek listrik," katanya.

Ia mengatakan, kejadian kebakaran tersebut berlangsung sangat cepat dan api dalam sekejap langsung menghanguskan bangunan yang berisi barang-barang yang mudah terbakar tersebut.

"Kejadian sangat cepat, karyawan yang masih ada di dalam gudang kaget dengan munculnya api yang cepat sekali membesar dan membakar isi gudang seperti mie instan, susu, dan makanan ringan lainnya," katanya.

Belasan unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang terus membesar.

"Petugas pemadam kebakaran dibantu beberapa karyawan sedikit mengalami kesulitan untuk memadamkan api karena tidak dapat menjangkau sumber api, sebab kobaran api yang sangat besar," katanya.

Petugas juga tidak berani untuk masuk ke dalam gudang karena besarnya kobaran api serta bahaya tertimpa reruntuhan bangunan yang terbakar.

Hingga malam hari petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api. Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa.

(V001)



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026