Yogyakarta (Antara Jogja) - Dua sekolah menengah pertama di Yogyakarta mendapatkan pelatihan pemanfaatan aplikasi "try out" ujian nasional yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Kedua sekolah menengah pertama (SMP) itu adalah SMP Negeri 9, dan SMP Budya Wacana," kata Kepala Seksi Layanan dan Promosi Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Mulyanto di Yogyakarta, Kamis.
Di sela pelatihan pemanfaatan aplikasi "try out" ujian nasional (UN) di SMP Budya Wacana, ia mengatakan dua SMP itu dipilih atas pertimbangan respons terhadap perkembangan teknologi informasi sangat cepat.
Selain itu, kesiapan siswa dalam menggunakan "smartphone" untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah juga cukup tinggi.
"Dari pelatihan pemanfaatan aplikasi `try out` UN yang dilaksanakan di SMP Negeri 9, hal yang masih harus diperbaiki atau ditingkatkan adalah koneksitas ke internet," katanya.
Staf Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan Pustekkom Kemdikbud Dody Iskandar mengatakan Kemdikbud merancang aplikasi "try out" UN melalui "smartphone" untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat elektronik tersebut dalam proses pembelajaran.
"Aplikasi online berbasis website untuk uji coba UN itu disajikan untuk peserta didik tingkat SMP dan SMA," katanya.
Menurut dia, aplikasi untuk tigkat SMA telah dikembangkan beberapa tahun lalu, sedangkan untuk tingkat SMP baru dikembangkan mulai 2014. Khusus untuk SMP saat ini sudah ada empat paket soal.
"Dengan adanya aplikasi tersebut, peserta didik tak perlu lagi mengikuti `try out` UN di mana-mana, yang tidak jarang harus membayar. Melalui akses atun.m-edukasi@kemendikbud.go.id peserta didik bisa melakukan ujicoba di mana pun," katanya.
Ia mengatakan dalam aplikasi tersebut tersedia dua menu yakni latihan dan "try out" UN. Dalam menu latihan terdapat penjelasan sekaligus pembahasan soal sehingga siswa bisa mengetahui atau belajar secara lebih mendalam.
"Dalam menu `try out`, siswa bisa mengetahui tingkat kesiapan mereka karena nilai yang diperoleh bisa langsung diketahui," katanya.
Kepala SMP Budya Wacana Suharto Edyst mengaatakan pelatihan pemanfaatan aplikasi "try out" UN tersebut sangat bermanfaat bagi siswa, guru, dan sekolah.
"Selain mengoptimalkan penggunaan `smartphone` untuk mendukung proses pembelajaran, kami meyakini dengan memperbanyak latihan mengerjakan soal-soal UN, siswa kelas IX akan lebih siap menghadapi UN," katanya.
(B015)
