
Dishubkominfo akan menanggapi keluhan LPJU dengan baik

Kulon Progo, (Antara Jogja) - Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menanggapi keluhan adanya permasalahan lampu penerangan jalan umum dengan.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kulon Progo Nugroho di Kulon Progo, Kamis, mengatakan masyarakat dapat menyampaikan adanya permasalahan lampu penerangan jalan umum (LPJU) tersebut melalui nomor telepon 081328099632, 081392138381, dan 087839110393.
"Silakan masyarakat menyampaikan informasi permasalahan LPJU yang ada di wilayahnya ke Dishubkominfo melalui telepon yang telah kami sediakan. Informasi yang masuk sangat membantu sekali karena petugas kami sangat terbatas," kata Nugroho.
Nugroho mengatakan Pemkab Kulon Progo akan memasang LPJU sebanyak 150 titik dengan anggaran Rp2 miliar pada 2015. Pemasangannya akan tersebar di 11 dari 12 kecamatan.
"Kami akan segera melakukan koordinasi dengan camat membahas titik-titik yang akan dipasangi. Jaringan diutamakan tersedia jaringan listrik tegangan rendah dan rawan kecelakaan," katanya.
Nugroho mengatakan berdasarkan kebutuhan ideal, maka jumlah LPJU yang dibutuhkan di wilayah Kabupaten Kulon Progo sebanyak 22.406 unit lampu, dengan rincian jalan kabupaten 18.835 unit, jalan provinsi 3.016, dan jalan negara 555 unit lampu.
"Dari kebutuhan ideal tersebut, Pemkab Kulon Progo sampai saat ini baru bisa memasang lampu sebanyak 1.234 unit. Lampu yang sudah terpasang di jalan kabupaten ada 346 unit, jalan provinsi 578 unit, dan jalan negara 310 unit," katanya.
Ketua Komisi III DPRD Kulon Progo Hamam Cahyadi mengatakan program meterisasi terhadap LPJU di Kulon Progo agar ditingkatkan dan dituntaskan. Sehingga ada efisiensi terhadap belanja bayar listrik PJU.
"Kami sepakat dengan penambahan LPJU baru dengan tidak meninggalakan perbaikan LPJU yang lama sehingga terkesan pembangunan LPJU terarah," kata Hamam.***3***
(KR-STR)
Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
