Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab Gunung Kidul kaji program rumah murah

Kamis, 25 Juni 2015 20:49 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengkaji program kepemilikan rumah murah yang ditargetkan untuk 3.000 pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah setempat.

Bupati Gunung Kidul Badingah di Gunung Kidul, Kamis, mengatakan pemkab akan menggandeng Bank Tabunagn Negara (BTN) Cabang Yogyakarta, sedangkan jangka waktu kredit 20 tahun.

"Rencana pembangunan rumah murah ini memang menjadi sebuah kajian bersama hitungan kasar kreditnya, maka PNS akan mampu membeli rumah tersebut," kata Badingah.

Ia mengatakan pihaknya mendukung upaya pemberian kredit ringan bagi PNS. Saat ini, belum semua PNS memiliki rumah.

"Memang kalau di Gunung Kidul sebagian sudah menerima warisan atau sudah memiliki rumah atau kalau ingin memiliki yang luas karena seusai dengan kultur masyarakat yang ingin bisa untuk kumpul keluarga. Tetapi saya yakin ada PNS yang ingin membangun rumah apalagi banyak PNS yang berasal dari luar daerah," kata dia.

Badingah mengatakan dengan kredit jangka panjang hingga 20 tahun, pihaknya optimistis hal ini akan diminati PNS juga. "Hitungan saya, kreditnya berkisar Rp500 ribu per bulan. Ini yang saya anggap terjangkau," katanya.

Brand Manager BTN Yogyakarta Ahmad Fatoni mengatakan rumah yang ditawarkan dalam program ini bertipe 36 atau rumah sederhana. Nantinya BTN akan menggandeng pihak developer untuk merancang dan melaksanakan pembangunannya. Sedangkan pembiayaan pembangunan akan ditanggung oleh BTN.

"Modelnya nanti potong gaji dengan harga maksimal untuk satu unit rumah Rp123 juta kerena kalau lebih dari itu akan kena pajak," katanya.

Menurut dia, program kredit rumah yang ditawarkan ini merupakan tindak lanjut dari program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Diharapkan program ini memberi kemudahan bagi para PNS yang belum memiliki rumah. "Kami targetkan di Gunung Kidul dibangun 3.000 rumah bagi PNS," katanya.

(KR-STR)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026