
Bantul klaim miliki stok 52.000 sapi

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengklaim memiliki stok sapi sebanyak sekitar 52.000 ekor tersebar di seluruh kelompok peternak setempat.
"Stok sapi di semua peternak yang ada di Bantul sampai saat ini sebanyak 52 ribu sekian dan itu (stok) cukup untuk kebutuhan Idul Adha," kata Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul, Partogi Dame Pakpahan di Bantul, Jumat.
Menurut dia, stok sapi yang dimiliki sekitar 800 kelompok ternak di beberapa sentra sapi dengan terbesar di Desa Segoroyoso Pleret tersebut meliputi sapi betina, sapi jantan dan sapi bakalan (anak sapi).
"Dari sekian itu, jumlah sapi siap potong (jantan) diperkirakan ada sekitar 22 ribu ekor, karena dikurangi sapi betina sebanyak sekitar 20 ribu ekor dan sapi bakalan sekitar 10 ribu ekor," Partogi.
Ia mengatakan, seluruh sapi tersebut terutama sapi jantan sudah dipersiapkan peternak guna memenuhi kebutuhan hewan kurban untuk disembelih pada hari raya Idul Adha 1436 Hijriah yang jatuh pada 24 September 2015.
Partogi juga mengatakan, peternak lebih memilih menjual sapi untuk kebutuhan Idul Adha nanti dibanding menjual sekarang, karena dari harga jual lebih menguntungkan ketika dijadikan hewan kurban.
"Rata-rata peternak tidak mau menjual sapi sekarang dan menunggu Idul Adha, dan saat ini mereka mempunyai tabungan (sapi) untuk mereka jual pada even hari raya," katanya.
Sementara itu, saat ditanya kebutuhan sapi untuk hewan kurban se-Bantul, ia mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti, namun demikian stok sapi yang dimiliki tersebut diperkirakan mencukupi kebutuhan.
"Kalau untuk Bantul saya kira cukup, kalaupun harus mendatangkan dari luar daerah, jumlahnya sedikit, paling tidak sampai lima persen, itu pun mengambil dari daerah perbatasan seperti Gunung Kidul," katanya.
KR-HRI
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
