Logo Header Antaranews Jogja

PDAM Kulon Progo produksi "Airku" kemasan botol

Rabu, 19 Agustus 2015 21:11 WIB
Image Print

Kulon Progo (Antara Jogja) - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Binangun Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan varian air minum dalam kemasan "Airku" dalam bentuk kemasan botol.

Direktur PDAM Kulon Progo Jumantoro di Kulon Progo, Rabu, mengatakan alat untuk memproduksi varian kemasan botol sedang dalam pemesanan.

"Varian produk kemasan botol tersebut rencananya akan diluncurkan saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo, pada 15 Oktober 2015," kata Jumantoro.

Ia mengatakan produk air minum "Airku" mengambil dari mata air di Clereng, Kecamatan Pengasih. Saat ini, pihaknya sedang membangun gedung untuk pengembangan pabrik Airku di Clereng.

Untuk saat ini, kata dia, PDAM Tirta Binangun baru sebatas memproduksi Airku dalam kemasan gelas. Setiap kardus yang berisi 40 gelas harganya Rp19 ribu. Pihaknya mampu memproduksi "Airku" kemasan galon sebanyak 30 galon per jam. Dengan pengembangan gedung baru dan penambahan satu alat produksi kemasan botol diharapkan kapasitas produksi "Airku" bisa terdongkrak.

Nantinya kemasan botol kapasitas produksinya kurang lebih 2.500 botol per jam dengan berbagai varian ukuran, yakni 330 mililiter, 600 mililiter, dan satu liter.

"Target pemasaran yang botol wilayah Kulon Progo. Sasaran utama kami adalah `Bela Beli Kulon Progo` dalam rangka memaksimalkan pasar yang ada di Kulon Progo," katanya.

Jumantoro mengatakan pemasaran "Airku" dilakukan BUMD Aneka Usaha, dan selama ini semua produksi selalu terserap habis. Hal ini membuktikan masyarakat Kulonp Pogo sudah familiar dengan produk "Airku" sehingga sangat diterima pasar.

"Selama ini omzet per bulan Rp75 juta-Rp80 juta per bulan. Kami menambah varian kemasan botol karena menjawab pasar, selama ini banyak yang menanyakan," kata dia.

Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Fitroh Nurwijoyo mengatakan saat ini kapasitas produksi "Airku" yang dilakukan PDAM berkisar 300-400 dus per hari belum mampu memenuhi kebutuhan pasar yang mencapai 15 ribu dus per bulan. Rencananya, Perumda Aneka Usaha juga berencana melakukan produksi "Airku".

"Dengan rencana penambahan produksi oleh PDAM dan Aneka Usaha tersebut, ke depan kapasitas produksi `Airku` bisa mencapai 1.000 dus per hari sehingga Aneka Usaha bisa melakukan ekspansi pasar," katanya.

(KR-STR)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026