Logo Header Antaranews Jogja

DPRD mengharapkan kirab budaya menggali potensi seni

Minggu, 20 September 2015 21:27 WIB
Image Print
ilustrasi kirab budaya (Foto ANTARA)

Bantul (Antara Jogja) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan kirab budaya yang diadakan di masyarakat bisa menggali potensi seni dan budaya masing-masing desa.

"Kirab budaya sudah menjadi agenda tahunan di pedukuhan-pedukuhan wilayah Bantul, sehingga diharapkan bisa menggali potensi seni budaya dan kreativitas warga masyarakat setempat," kata Ketua Komisi B DPRD Bantul, Widodo di Bantul, Minggu.

Menurut dia, kirab budaya di Bantul umumnya digelar dalam rangka merti dusun, kegiatan budaya berupa arak-arakan gunungan berisi hasil bumi pedukuhan setempat ini juga menampilkan kesenian maupun budaya masing-masing rukun tetangga (RT).

Ia mengatakan, seperti di wilayah pedukuhan Surobayan, Desa Argomulyo, Sedayu yang mulai pertama kali menggelar kirab budaya pada Sabtu (19/9), diikuti sebanyak 10 RT se-dusun dengan penampilan kreatifitas seni yang dimiliki.

"Di Surobayan (kirab budaya) baru pertama kali, sehingga rencananya akan digelar setiap tiga tahun sekali, untuk menguri-uri kebudayaan yang adiluhung," kata Widodo yang juga panitia kirab di Surobayan tersebut.

Menurut dia, potensi seni dan budaya yang dimiliki pedukuhan Surobayan cukup beragam, mulai dari kesenian jathilan, wayang wong maupun ketoprak, namun diakui selama ini jarang ditampilkan karena tergerus perkembangan zaman.

"Makanya dengan adanya kebijakan pemerintah yang ingin meningkatkan potensi seni dan budaya, masyarakat bisa pentaskan kembali kesenian itu, tentunya didukung semua warga dan kreatifitas anak muda," kata dia.

Ia mengatakan, kendala yang dihadapi masyarakat untuk mementaskan seni dan budaya mereka selama ini sebagian besar dari ketersediaan peralatan, kostum yang belum memadai karena tidak semua RT setempat memiliki.

"Makanya melalui kirab budaya yang difasilitasi pemerintah ini kendala yang dihadapi masyarakat selama ini bisa dicarikan solusinya, ini terus kami perjuangkan," kata Widodo.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026