
APPSI: pasar bersih dan sehat membuat nyaman

Sleman (Antara Jogja) - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menilai keberadaan pasar tradisional yang terjaga kebersihannya bisa menjadikan lingkungan pasar sehat dan nyaman dikunjungi para pembeli.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Sleman, Yuni Satia Rahayu, Rabu, mengatakan pengelola pasar dan pedagang diharapkan dapat memberikan perhatian agar lingkungan pasar selalu bersih.
"Adanya rasa nyaman di benak pengunjung pasar perlu disuarakan, karena pasar nyaman dan aman sampai saat ini masih diupayakan bisa tersebar merata," kata Yuni Satia Rahayu usai kunjungan memantau penjurian Pasar Sehat 2015 di Pasar Sambilegi, Depok Sleman.
Menurut dia, di Sleman ada lebih dari 80 pasar tradisional, baik tingkat desa maupun pasar yang dikelola tingkat kabupaten.
"Di pasar tardisional ada banyak cerita soal kegigihan pedagang pasar untuk bisa terus hadir menggerakan perekonomian lokal, meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya.
Yuni mengatakan, sejumlah masalah yang ada, dengan kondisi pasar yang sudah tertata, rupanya pedagang masih mempersoalkan adanya `bank plecit` (tukang kredit harian dengan bunga tinggi).
"Selain itu juga masih ada permasalahan terkait keberadaan pedagang musiman dan tidak tetap," katanya.
Di pasar Sambilegi, yang posisinya cukup strategis berada di lajur jalan ke arah Bandara Adisutjipto Yogyakarta, dihidupi pedagang perempuan yang terbagi atas beberapa zonasi baik sayuran, buah-buahan hingga los daging.
"Kalau soal ekonomi kecil, persoalan akses pedagang pasar agar bisa lebih mudah mendapatkan modal, mereka butuh solusi," katanya.
Ia mengatakan, dalam banyak kesempatan bertemu dengan tokoh masyarakat, ormas dan kelompok pertanian dan perikanan serta kelompok pemuda, karangtaruna, relawan dan lain-lain, dirinya selalu menyampaikan soal komitmen untuk memastikan bahwa produk olahan makanan yang dihasilkan bisa laku di pasar lokal.
"Kalau bisa saat rapat ataupun kegiatan dinas, cukupi kebutuhan konsumsi makanan dari pasar tradisional setempat," katanya.
V001
Pewarta : Oleh Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
