
Bulog DIY siap jadi stabilisator 11 komoditas

Yogyakarta, (Antara Jogja) - Perum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Daerah Istimewa Yogyakarta siap menjadi stabilisator 11 komoditas strategis yaitu beras, jagung, kedelai, daging sapi, daging ayam, gula, telur, cabai, bawang, terigu dan minyak goreng.
"Sepanjang ada permintaan kami akan siap," kata Kepala Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre DIY M Sugit Tedjo Mulyono di Yogyakarta, Senin.
Menurut dia, program pemenuhan 11 komoditas yang akan dicanangkan tahun ini oleh pemerintah telah mulai disosialisasikan oleh Bulog di tiga provinsi yang paling membutuhkan pasokan komoditas tersebut yaitu Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
"Tiga provinsi itu dipilih karena benar-benar sedang mengalami lonjakan harga komoditas," kata dia.
Sugit mengatakan, sesuai hasil pemantauan di beberapa pasar tradisional di DIY hingga saat ini belum ada lonjakan yang signifikan terhadap harga 11 komoditas tersebut.
"Seperti jagung, di pasaran Yogyakarta juga belum ada lonjakan harga. Namun ketika ada lonjakan harga kami langsung melakukan operasi pasar," kata dia.
Kendati demikian, ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dengan melaporkan kepada Bulog Divre DIY apabila menemui lonjakan harga 11 komoditas yang ada di pasaran.
"Di mana pun ada laporan lonjakan harga 11 komoditas itu kami akan datang," kata dia.
Menurut dia penugasan pemenuhan 11 komoditas bagi Bulog belum berlaku efektif sebab masih menunggu keputusan Presiden Joko Widodo.
Untuk mempersiapkan program itu, menurut Sugit Bulog DIY akan menjalin kerja sama dengan mitra kerja pengadaan seperti yang sudah berjalan selama ini terhadap komoditas beras dan gabah.
Bulog DIY, kata dia, telah menjalin komunikasi dengan para peternak sapi yang akan menjadi mitra kerja, untuk memetakan serta mengetahui mekanisme pendistribusian daging sapi.
"Meski untuk DIY belum ada tugas khusus, tapi kami sudah mempelajari kebutuhan infrastrukturnya dengan baik," kata dia. ***3***
(L007)
Pewarta : Luqman Hakim
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
