Logo Header Antaranews Jogja

Serapan OP beras Yogyakarta tinggi

Selasa, 23 Februari 2016 17:00 WIB
Image Print
ilustrasi (Istimewa)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Serapan beras pada pelaksanaan operasi pasar beras yang dilakukan selama sekitar tujuh hari di 14 kecamatan dan dua pasar tradisional di Kota Yogyakarta cukup tinggi.

"Hingga akhir pekan lalu, seluruh beras yang disiapkan selalu terserap habis. Hanya saja pada pelaksanaan operasi pasar beras di Kecamatan Tegalrejo, masih ada sisa tetapi hanya sedikit," kata Kepala Seksi Bimbingan Usaha Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian (Disperindagkoptan) Kota Yogyakarta Tri Astuti Apriyantini di Yogyakarta, Selasa.

Operasi pasar beras di Kecamatan Tegalrejo dilakukan di tiga lokasi yaitu di Kelurahan Karangwaru, Kelurahan Bener dan Kelurahan Tegalrejo dengan total beras yang disiapkan mencapai 2,5 ton.

Sedangkan di kecamatan lain, beras yang disiapkan hanya berkisar antara 0,5 ton hingga 1,5 ton.

"Serapan operasi beras pada awal tahun ini memang cukup tinggi. Hal ini salah satunya disebabkan beras yang dijual pada saat operasi pasar adalah beras kualitas premium," katanya.

Masyarakat dapat memperoleh beras jenis IR64 dengan harga Rp7.500 per kilogram atau jauh lebih murah dibanding harga beras dengan jenis sama yang dijual di pasar tradisional.

"Ada subsidi dari Pemerintah DIY sehingga beras saat operasi pasar bisa dijual dengan harga yang cukup murah. Bulog biasanya menjual beras IR 64 dengan harga Rp8.300 per kilogram," katanya.

Total beras yang dijual dalam operasi pasar di Kota Yogyakarta pada awal tahun ini mencapai 14,5 ton atau lebih tinggi dibanding kabupaten lain di DIY yaitu Kabupaten Sleman dan Bantul masing-masing dua ton dan Kabupaten Kulon Progo 1,5 ton.

"Kegiatan operasi pasar tentunya tidak berhenti hanya pada awal tahun saja. Dimungkinkan masih ada kegiatan serupa pada bulan-bulan berikutnya. Ada prosedur untuk mengajukan kebutuhan operasi pasar beras," katanya.

Tri menambahkan, harga beras di pasar tradisional hingga menjelang akhir Februari masih cukup stabil yaitu beras premium dijual dengan harga antara Rp10.000 per kg hingga Rp11.000 per kg.
(E013)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026